Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 22 November 2025, 2 Petrus 2:1-9 Waspada Terhadap Ajaran Sesat Di Era Digital

A
Penulis: Alfianne Lumantow❯
LOGO GPIB
LOGO GPIB

2 Petrus 2:1-9


Advertisement

WASPADA TERHADAP AJARAN SESAT DI ERA DIGITAL

"Sebab orang benar ini tinggal di tengah-tengah mereka dan setiap hati melihat perbuatan mereka yang jahat itu, sehingga jiwanya benar itu tersiksa" (ay.8)

Pengajaran yang menyimpang dari kebenaran Injil, sedang mewabah saat ini, dan mempengaruhi orang percaya.

Advertisement

Ajaran-ajaran sesat ini muncul seperti jamur pada musim hujan, yang sangat banyak dan beragam.

Ajaran-ajaran ini bukan sekadar perbedaan pendapat tetapi bertentangan dengan doktrin iman Kristen seperti: keilahian Kristus, keselamatan oleh anugerah, kebangkitan, dan masih banyak lagi.

Ajaran-ajaran sesat ini bukan hal yang baru, sudah ada sejak dahulu dan pada zaman rasul Petrus.

Advertisement

Sehingga, la menulis 2 Petrus 2:1-9, untuk memberikan peringatan keras tentang guru-guru palsu di tengah-tengah jemaat.

Petrus dengan tegas menyatakan bahwa guru-guru palsu akan muncul di antara kamu, artinya mereka tidak selalu berasal dari luar, tetapi bisa berasal dari dalam komunitas orang percaya sendiri.

Bahaya utama dari ajaran sesat adalah sifatnya yang terselubung dan menipu. Mereka tidak datang dengan membawa terang kebenaran, tetapi dengan hal-hal yang tampak rohani namun menyimpang dari Injil sejati.

Petrus menegaskan bahwa penghukuman terhadap mereka, seperti Tuhan menghukum malaikat yang berdosa, air bah pada zaman Nuh, dan kota Sodom dan Gomora.

Petrus juga menegaskan bagi siapa yang setia dan taat pada kehendak Tuhan dan pada Firman-Nya akan mendapatkan keselamatan seperti Nuh dan Lot (ayat 5 dan 7).

Meski ajaran sesat tampaknya berkembang dan berhasil, Petrus menegaskan bahwa Allah tidak lalai.

Dia tahu menghukum yang jahat dan menyelamatkan yang benar (ayat 9). Ini memberi harapan di tengah kekecewaan karena banyaknya pengajar palsu.

Di tengah dunia yang terus menerus menawarkan caranya sehingga kita berada dalam kebingungan rohani, maka orang percaya dipanggil untuk terus berakar dalam Firman, hidup dalam kebenaran, dan berani menolak ajaran yang menyesatkan.

Tapi semua itu harus dilakukan dengan sikap yang rendah hati, penuh kasih, dan mengandalkan pimpinan Roh Kudus. Amin.

 

Doa: Tuhan Yesus beri kami terus memahami akan Fimman Tuhan sehingga kami tidak diombang-ambingkan oleh ajaran-ajaran di luar firman-Mu.Amin.

 

Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:12-14  Evaluasi Diri Tuhan Itu Ad

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:12-14  Evaluasi Diri Tuhan Itu Ad

"Mata-Mu terlalu suci untuk melihat kejahatan dan Engkau tidak tahan memandang kelaliman"

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Minggu, 1 November 2026,  Habakuk 1:1-2  Evaluasi Diri Kepekaan Dan

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Minggu, 1 November 2026,  Habakuk 1:1-2  Evaluasi Diri Kepekaan Dan

"Berapa lama lagi, ya TUHAN, aku berteriak, tetapi tidak Kaudengar....."

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:9-10  Sesaat Merenungkan Karya Tuha

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:9-10  Sesaat Merenungkan Karya Tuha

"Jadi, masih tersedia suatu hari perhentian, yaitu Sabat, bagi umat Tuhan"

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer