Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Senin, 24 November 2025, Yunus 2:1-4 Dia Hanya Sejauh Doa

A
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Yunus 2:1-4


Advertisement

DIA HANYA SEJAUH DOA

Tuhan tidak pernah meninggalkan kita bahkan di saat susah, berdoalah dan mintalah kepada Tuhan.

katanya: "Dalam kesusahanku aku berseru kepada TUHAN, dan la menjawab aku, dari tengah-tengah dunia orang mati aku berteriak, dan Kaudengakan suaraku. (ayat 2)

Advertisement

Pada suatu hari ada sekelompok pemuda berencana untuk mendaki gunung pada masa liburan semester, semua sudah direncanakan baik dari fisik maupun peralatan.

Saat mendaki gunung, semuanya lancar hingga sampai di puncak gunung. Setelah mereka sampai di puncak dan berfoto juga menikmati pemandangan, mereka turun dan mulailah cuaca tiba-tiba berubah menjadi badai dan mereka tidak siap untuk menghadapi badai tersebut.

Mereka semua takut dan gelisah dalam menghadapi badai tersebut, dan mereka mencoba menghubungi pos yang ada di bawah, tetapi sia-sia.

Advertisement

Mereka mencoba mengirimkan sinyal melalui bunyi- bunyian tetapi juga sia-sia. Lalu mereka pasrah kepada Tuhan dan mereka berdoa.

Rekan muda, dalam bacaan hari ini kita melihat Yunus yang berdoa dan berseru kepada Tuhan di dalam perut ikan.

Kita bertanya-tanya apakah Tuhan tetap menyelamatkan Yunus yang ada di perut ikan? Jawabannya Tuhan menyelamatkan Yunus dengan cara Tuhan yang penuh misteri.

Yunus berada di perut ikan bukan semata-mata kebetulan, tetapi itulah cara Tuhan untuk menyelamatkan Yunus di laut.

Yunus merasa berdosa dan bersalah kepada Tuhan, karena Yunus sudah mangkir dari perintah Tuhan untuk ke kota Niniwe, tetapi dengan kasih Tuhan, la menyelamatkan Yunus lewat ikan yang menelan Yunus.

Rekan muda yang dikasihi oleh Tuhan, seringkali saat kita berada di situasi yang senang dan bahagia, kita lupa untuk mengucap syukur kepada Tuhan.

Barulah saat susah dan dalam pergumulan, kita berdoa dan berseru kepada Tuhan. Kita lupa bahwa saat senang pun, Tuhan ada dan saat susah pun Tuhan tetap ada menyelamatkan kita.

Kita harus yakin dan percaya bahwa Tuhanlah penyelamat kita semua. Tuhan memberkati! Amin.

 

Doa: Tuhan, aku datang dan berseru kepada-Mu. Sendengkanlah telinga-Mu untuk mendengar seruanku. Amin

Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Jumat, 31 Juli 2026, 2 Yohanes 1:1-3  Hidup Dalam Kasih Dan Kebenaran

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Jumat, 31 Juli 2026, 2 Yohanes 1:1-3  Hidup Dalam Kasih Dan Kebenaran

"Anugerah, rahmat dan damai sejahtera dari Allah Bapa dan dari Yesus Kristus, Anak Bapa, akan menyertai kita dalam kebenaran dan kasih."

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Kamis, 30 Juli 2026, 1 Yohanes 3:11-18  Makna Kasih Bagi Orang Percaya

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Kamis, 30 Juli 2026, 1 Yohanes 3:11-18  Makna Kasih Bagi Orang Percaya

"Dengan inilah kita mengenal kasih, yaitu bahwa Kristus telah menyerahkan nyawa-Nya untuk kita. Jadi kita pun wajib menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita."

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Rabu, 29 Juli 2026,  1 Yohanes 2:28-3:3  Identitas Yang Menunjukkan Siapa Kita

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Rabu, 29 Juli 2026,  1 Yohanes 2:28-3:3  Identitas Yang Menunjukkan Siapa Kita

Yohanes berkata bahwa kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer