Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Sabtu, 29 November 2025, Yunus 4:7-9 Keluarlah Dari Zona Nyaman

A

 

LOGO GPIB
LOGO GPIB


Advertisement

Yunus 4:7-9

KELUARLAH DARI ZONA NYAMAN

Jadilah Pemuda-pemudi yang tidak hanya memikirkan diri sendiri tapi juga peduli kepada jiwa-jiwa yang membutuhkan kasih.

Advertisement

"Segera sesudah matahari terbit, maka atas penentuan Allah bertiuplah angin timur yang panas terik, sehingga sinar matahari menyakiti kepala Yunus, lalu rebahlah ia lesu dan berharap supaya mati,, katanya: "Lebih baiklah aku mati dari pada hidup." (ayat 8)

Seorang pemuda yang sedang merencanakan liburan ke luar kota saat itu, pemuda senang, akhirnya bisa melepas penat dari pekerjaan dan juga hiruk pikuk kehidupan.

Tetapi rencana hanya rencana, ternyata kendaraan yang akan digunakan untuk pergi liburan rusak dan tidak bisa jalan, akhimya rencana liburan itu batal.

Advertisement

Pemuda itu mencari kendaraan umum tetapi terlambat karena hari itu orang-orang sangat banyak dan pemuda itu kehabisan tiket.

Apa boleh buat rencana liburan batal dan pemuda itu sangat marah karena tidak jadi pergi liburan.

Sobat muda, pernahkah di posisi tersebut? Memang tidak nyaman berada di posisi tersebut, marah, kecewa dan sedih sudah pasti sobat muda rasakan.

Hal yang sama dirasakan oleh Yunus ketika pohon jarak yang tinggi dan membuat Yunus senang dan sukacita karena ada tempat perteduhan, tetapi kemudian layu dan mati karena seekor ulat.

Yunus marah dan berseru kepada Tuhan agar ia mati, tetapi Tuhan bertanya kepada Yunus apakah kemarahan Yunus itu layak ia ungkapkan?

Bacaan kita hari ini menyadarkan kita sebagai generasi muda yang selalu berada di zona nyaman, dan enggan untuk keluar dari zona nyaman kita. Yunus yang hanya mementingkan kenyamanannya daripada orang-orang di kota Niniwe.

Sobat muda yang dikasihi oleh Tuhan, memang sulit untuk keluar dari zona nyaman.

Melalui perenungan akan bacaan kita hari ini, kita belajar untuk bisa sehati dengan Tuhan melalui kasih yang Tuhan ajarkan kepada umat-Nya.

Sebagai generasi muda kita sepatutnya membawa perubahan kepada dunia, Tuhan tidak perlu perkataan tetapi aksi nyata, yaitu kasih kepada sesama dan juga seluruh ciptaan-Nya. Tuhan memberkati! Amin.

 

Doa: Ajarilah aku untuk selalu mengasihi sesame, dan bentuklah aku menjadi orang yang taat kepada-Mu. Amin.

Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Jumat, 31 Juli 2026, 2 Yohanes 1:1-3  Hidup Dalam Kasih Dan Kebenaran

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Jumat, 31 Juli 2026, 2 Yohanes 1:1-3  Hidup Dalam Kasih Dan Kebenaran

"Anugerah, rahmat dan damai sejahtera dari Allah Bapa dan dari Yesus Kristus, Anak Bapa, akan menyertai kita dalam kebenaran dan kasih."

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Kamis, 30 Juli 2026, 1 Yohanes 3:11-18  Makna Kasih Bagi Orang Percaya

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Kamis, 30 Juli 2026, 1 Yohanes 3:11-18  Makna Kasih Bagi Orang Percaya

"Dengan inilah kita mengenal kasih, yaitu bahwa Kristus telah menyerahkan nyawa-Nya untuk kita. Jadi kita pun wajib menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita."

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Rabu, 29 Juli 2026,  1 Yohanes 2:28-3:3  Identitas Yang Menunjukkan Siapa Kita

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Rabu, 29 Juli 2026,  1 Yohanes 2:28-3:3  Identitas Yang Menunjukkan Siapa Kita

Yohanes berkata bahwa kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer