Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Selasa, 2 Desember 2025, Roma 5:8-11 Kristus Menjadi Perantara Bagi Allah Dan Manusia

A
Penulis: Alfianne Lumantow❯

 

LOG GPIB
LOG GPIB


Advertisement

Roma 5:8-11

KRISTUS MENJADI PERANTARA BAGI ALLAH DAN MANUSIA

Sebab, jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah melalui kematian Anak-Nya,.. (ay.10)

Advertisement

Sejak awal, Allah telah menunjukkan kasih-Nya yang begitu besar kepada seluruh ciptaan-Nya.

Manusia merupakan salah satu ciptaan yang diciptakan-Nya serupa dan segambar dengan Allah.

Sebab itu, Allah menaruh harapan pada manusia sebagai makhluk ciptaan-Nya yang akan menyembah dan memuliakan-Nya.

Advertisement

Namun, manusia justru melakukan tindakan yang mendukacitakan hati Allah. Meskipun penghukuman telah diberikan atas setiap perbuatan jahat yang dilakukan, manusia tetap melakukan kejahatan.

Sebab itu, agar manusia terhindar dari murka Allah, maka Allah mengutus anak-Nya.

Yesus Kristus, datang ke dalam dunia untuk melayani, menderita, dan mati di kayu salib demi menebus dosa manusia.

Tindakan yang dilakukan Allah menunjukkan kasih-Nya yang begitu besar kepada manusia ciptaan-Nya.

Karena itu, Yesus Kristus menjadi perantara manusia dengan Allah. Kristus rela mati di kayu salib bagi manusia yang berdosa.

Kematian Kristus memulihkan hubungan manusia dengan Allah yang rusak. Kematian Kristus juga membebaskan manusia dari dosa dan murka Allah.

Oleh sebab itu, kebangkitan-Nya menjadi bukti nyata bahwa la hidup dan menjadi jaminan keselamatan bagi orang percaya. Kristus telah menjadi Perantara bagi kita semua.

Bacaan hari ini mengajarkan kita untuk senantiasa bersyukur karena manusia telah didamaikan dengan Allah.

Karena itu, marilah kita membangun relasi yang baik dengan Allah. Relasi yang baik dengan Allah memampukan setiap orang untuk tidak melakukan kembali kesalahan yang sama, yakni berbuat dosa.

Kasih Allah telah menyelamatkan manusia dari dosa sehingga manusia memeroleh kasih karunia Allah.

Dengan demikian, hidup yang dijalani dan apa yang dilakukan di dalamnya harus berdasarkan perintah Allah, baik dalam pikiran, perkataan maupun perbuatan agar terhindar dari murka Allah dan beroleh kemurahan-Nya. Amin.

 

Doa: Ya Tuhan, terima kasih atas kasih dan kemurahan-Mu yang Engkau nyatakan dalam kehidupan kami. Amin.

Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Rabu, 4 November 2026, Habakuk 2:15-20  Evaluasi Diri Spiritualitas

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Rabu, 4 November 2026, Habakuk 2:15-20  Evaluasi Diri Spiritualitas

"Tetapi, TUHAN ada di dalam bait-Nya yang kudus. Berdiam dirilah di hadapan- Nya, hai segenap bumi!"

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Selasa, 3 November 2026, Habakuk 2:4-5  Evaluasi Diri Orang Benar A

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Selasa, 3 November 2026, Habakuk 2:4-5  Evaluasi Diri Orang Benar A

"Sesungguhnya orang yang membusungkan dada tidak lurus hatinya, tetapi orang benar akan hidup oleh percayanya"

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:15-17  Evaluasi Diri Dominasi Ke

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:15-17  Evaluasi Diri Dominasi Ke

"Itukah sebabnya ia selalu menghunus pedangnya dan membunuh bangsa- bangsa tanpa belas kasihan?"

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer