Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Minggu, 7 Desember 2025, Markus 8:6-10 Berkat Tuhan Dalam Keluarga

A
Penulis: Alfianne Lumantow❯

LOGO GPIB
LOGO GPIB
 


Advertisement

Markus 8: 6-10

BERKAT TUHAN DALAM KELUARGA

"Mereka makan sampai kenyang, lalu potongan-potongan roti yang lebih mereka kumpulkan, sebanyak tujuh bakul" (ay.8)

Advertisement

Dalam ilmu matematika kita mengenal rumusan 1 + 1 sama dengan 2, artinya ini adalah sebuah kepastian tidak kurang dan tidak lebih.

Dalam ilmu kehidupan ternyata kalau kita hitung-hitungan apa yang ada bisa menjadi lebih dari yang seharusnya.

Dalam perikop bacaan ini, Markus menyampaikan kisah Yesus memberi makan 4.000 orang. Ketika banyak orang mengikut Yesus, hati-Nya tergerak untuk memberi mereka makan karena telah mengikut Yesus selama 3 hari.

Advertisement

Yesus menyampaikan hal ini kepada murid-murid-Nya, tetapi murid-murid Yesus memikirkan bagaimana cara memberi makan begitu banyak orang, apalagi mereka berada di tempat yang terpencil.

Kemudian Yesus bertanya kepada para murid- Nya berapa roti yang ada pada mereka?

Para murid menjawab "tujuh". Secara matematis tidak mungkin tujuh roti dapat memenuhi kebutuhan 4.000 orang.

Di sinilah kemudian kita menyaksikan bagaimana Yesus berkarya dengan meminta orang duduk di tanah, mengambil tujuh roti, Yesus mengucap syukur dan Yesus membagi- bagikannya.

Demikian pula dengan ikan. Pada akhirnya semua orang yang berada bersama dengan Yesus makan sampai kenyang.

Bahkan masih ada potongan-potongan roti sebanyak tujuh bakul, yang secara matematis tidak mungkin tetapi dalam karya Tuhan menjadi nyata.

Melalui perikop ini kita diajarkan, terkadang sebagai manusia kita merasa kurang bahkan tidak pernah merasa cukup.

Namun, Yesus mengajarkan bahwa duduk dalam kerendahan, menerima apa yang ada, mengucap syukur dan saling berbagi membuat kita akan merasakan berkat Tuhan yang luar biasa.

Bahkan dikatakan, akan menerima lebih dari yang dibutuhkan. Dalam kehidupan keluarga tentunya hal ini juga dapat kita rasakan dan alami sendiri.

Jika kita menghitung berkat yang diterima sungguh luar biasa, lebih dari yang kita pikirkan dan harapkan. Amin.

 

Doa : Tuhan Yesus, ajarkan kami untuk menghitung berkat-Mu dalam hidup sehari-hari. Amin.

Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Rabu, 4 November 2026, Habakuk 2:15-20  Evaluasi Diri Spiritualitas

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Rabu, 4 November 2026, Habakuk 2:15-20  Evaluasi Diri Spiritualitas

"Tetapi, TUHAN ada di dalam bait-Nya yang kudus. Berdiam dirilah di hadapan- Nya, hai segenap bumi!"

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Selasa, 3 November 2026, Habakuk 2:4-5  Evaluasi Diri Orang Benar A

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Selasa, 3 November 2026, Habakuk 2:4-5  Evaluasi Diri Orang Benar A

"Sesungguhnya orang yang membusungkan dada tidak lurus hatinya, tetapi orang benar akan hidup oleh percayanya"

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:15-17  Evaluasi Diri Dominasi Ke

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:15-17  Evaluasi Diri Dominasi Ke

"Itukah sebabnya ia selalu menghunus pedangnya dan membunuh bangsa- bangsa tanpa belas kasihan?"

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer