Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Rabu, 10 Desember 2025, Markus 8:22-24 Karya Tuhan Dalam Kepedulian

A
Penulis: Alfianne Lumantow❯

LOGO GPIB
LOGO GPIB
 


Advertisement

Markus 8: 22-24

KARYA TUHAN DALAM KEPEDULIAN

"Yesus memegang tangan orang buta itu dan membawa dia ke luar kampung. Lalu Ia meludahi mata orang itu dan meletakkan tangan-Nya atasnya, dan bertanya : "Sudahkah kaulihat sesuatu?" (ay.23)

Advertisement

Peduli adalah sebuah perasaan atau sikap memperhatikan kondisi orang lain. Sikap peduli didasarkan kepada kasih yang mau mengasihi.

Bentuk kepedulian dilakukan dan diajarkan oleh Yesus kepada orang yang buta. Dalam nats bacaan disebutkan bahwa orang-orang di Betsaida membawa orang buta kepada Yesus dengan memohon supaya Yesus dapat menjamah dan menyembuhkan orang yang buta tersebut (ay. 22).

Karena kasih-Nya kepada semua orang, Yesus menyambut permohonan orang-orang tersebut dan kepada orang yang buta tersebut.

Advertisement

Maka Yesus memegang tangan dan meletakkan tangannya di atas matanya. Secara perlahan tetapi pasti orang buta ini disembuhkan.

Sebuah pertanyaan mendasar yang disampaikan kepada orang yang buta sebagai bentuk kepedulian Yesus adalah, "sudahkah kaulihat Sesuatu?" (ayat 23).

Bukan sekadar sebuah pertanyaan basa-basi, tetapi sungguh sebagai pertanyaan yang sangat peduli kepada orang yang buta.

Jika Yesus hanya mencari sensasi dan untuk pujian dirinya sendiri, bisa saja la tidak akan menanyakan dan bersikap acuh apakah orang yang buta tersebut sudah benar-benar dapat melihat.

Yesus menanyakan ini untuk memastikan apakah memang orang yang buta ini sudah benar-benar dapat melihat dengan jelas.

Kepedulian Yesus kepada orang buta ini didasarkan kepada kasih-Nya. Kepedulian yang dilakukan menjadi karya luar biasa yang dapat disaksikan oleh orang-orang yang berada pada saat itu dan bagi kita saat ini.

 

Kepedulian Yesus mengajarkan kepada kita semua untuk mempunyai sikap yang mau memperhatikan orang lain.

Kepedulian yang didasarkan kepada kasih akan memberikan makna kehidupan tentang karya Tuhan yang nyata melalui kehadiran dan kepedulian terhadap sesama terlebih dalam kehidupan keluarga.

Kepedulian seorang terhadap yang lain akan memberikan keyakinan bahwa Tuhan juga peduli dalam kehidupan kita. Amin.

 

 

Doa: Tuhan mampukan kami untuk mau peduli terhadap yang lain.Amin.

 

Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:12-14  Evaluasi Diri Tuhan Itu Ad

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:12-14  Evaluasi Diri Tuhan Itu Ad

"Mata-Mu terlalu suci untuk melihat kejahatan dan Engkau tidak tahan memandang kelaliman"

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Minggu, 1 November 2026,  Habakuk 1:1-2  Evaluasi Diri Kepekaan Dan

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Minggu, 1 November 2026,  Habakuk 1:1-2  Evaluasi Diri Kepekaan Dan

"Berapa lama lagi, ya TUHAN, aku berteriak, tetapi tidak Kaudengar....."

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:9-10  Sesaat Merenungkan Karya Tuha

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:9-10  Sesaat Merenungkan Karya Tuha

"Jadi, masih tersedia suatu hari perhentian, yaitu Sabat, bagi umat Tuhan"

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer