Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Teruna, Renungan Harian, Sabtu, 20 Desember 2025, Rut 2:13-17 Komitmen Untuk Mengingat Dan Mengasihi Keluarga Kita

A

LOGO GPIB
LOGO GPIB
 


Advertisement

Bacaan Alkitab: Rut 2:13-17

Komitmen untuk mengingat dan mengasihi Keluarga kita

Engkau sungguh bermurah hati kepadaku Tuan, sebab engkau menghibur hatiku dan perkataanmu menenangkan hambamu ini..." (ay.13)

Advertisement

 

Sobat teruna, berlanjut dengan kisah Rut dan Naomi. Ternyata, tempat Rut memungut bulir-bulir jelai adalah kerabat dari Elimelekh, suami Naomi yang sudah meninggal.

Boas begitu terkesan dengan kerja keras Rut untuk Naomi sehingga ia memberikan keleluasaan kepada Rut untuk duduk makan bersama dirinya dan para penuai.

Advertisement

Lalu Boas memberikan gandum panggang kepada Rut dan ia makan sampai kenyang serta menyimpan sisanya.

Boas juga memberikan jaminan kepada Rut bahwa ia akan bekerja dengan aman dan akan menerima jelai dengan banyak karena Boas memerintahkan para penuainya untuk sengaja menjatuhkan gandum- gandum agar dipungut oleh Rut.

 

Tindakan Boas bukan semata-mata kemurahan hati kepada orang miskin, tetapi kemurahan hati kepada Rut yang begitu setia menjaga mertuanya Naomi.

Rut memang layak menjadi contoh tentang sikap berbakti kepada keluarga. Kalau kita baca ayat-ayat selanjutnya.

Kita akan menemukan bahwa sisa makanan yang didapatnya dari Boas saat beristirahat di ladang, ternyata sengaja untuk diberikan kepada Naomi.

Bahkan di saat keletihannya, Rut tetap mengingat Naomi yang menantinya di rumah. Rut telah memberikan keteladanan tentang kasih setia dalam hidup berkeluarga.

 

Sobat Teruna, di saat gaya hidup zaman sekarang sering memandang remeh dan mengabaikan nilai-nilai hidup berkeluarga serta menjunjung tinggi sikap hidup individualis dan egois.

Kita sebagai anak-anak Tuhan mesti tetap sadar tentang betapa pentingnya keluarga.

Keluarga adalah anugerah Tuhan untuk memelihara manusia hidup dalam perlindungan dan kasih sayang. Jangan pernah jemu-jemu untuk mengisi hidup keluarga kita dengan kasih sayang dan kepedulian.

Kesadaran kita bahwa keluarga adalah anugerah menjadi panggilan juga untuk kita berkomitmen dan bertanggung jawab dalam memelihara keluarga kita. Amin.

 

Doa: Tuhan, terima kasih untuk keluarga yang aku miliki. Mampukan aku ya Tuhan, untuk melakukan hal-hal yang baik bagi keluargaku sebagai anugerah dari-Mu. Amin.

 

 

Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:11-13  Jangan Menganggap Diri Bija

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:11-13  Jangan Menganggap Diri Bija

"Karena itu, baiklah kita berusaha masuk ke peristirahatan itu, supaya jangan seorang pun jatuh

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:9-10  Sesaat Merenungkan Karya Tuha

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:9-10  Sesaat Merenungkan Karya Tuha

"Jadi, masih tersedia suatu hari perhentian, yaitu Sabat, bagi umat Tuhan"

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Jumat, 30 Okotber 2026, Ibrani 4:5-8  Hari Ini Bukan Besok

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Jumat, 30 Okotber 2026, Ibrani 4:5-8  Hari Ini Bukan Besok

"Karena itu, la menetapkan lagi suatu hari, yaitu "hari ini", ketika la berfirman dengan perantaraan Daud jauh di kemudian hari..."

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer