Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Jumat, 2 Januari 2026, Mazmur 130:1-8 Tuhan Yang Berbelas Kasih

A
Penulis: Alfianne Lumantow❯
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Pembacaan Alkitab : Mazmur 130:1-8


Advertisement

TEMA : TUHAN YANG BERBELAS KASIH

"Tetapi, pada-Mu ada pengampunan, supaya orang takut akan Engkau." (ay.4)

Tuhan sungguh baik. Kebaikan-Nya tidak terbatas. Ia tidak menolak orang berdosa. Ia menerima kembali orang yang bersalah.

Advertisement

la memberikan pengampunan yang sedalam-dalamnya karena kita tidak mampu menyelamatkan diri kita sendiri.

Tuhan ingin supaya kita kembali di jalan yang benar. Jalan keselamatan. Kita merasa kagum akan keterbukaan pemazmur.

Kiranya kedekatan kita dengan Tuhan menjadikan kita sedia untuk memenuhi kehendak Nya. Juga berani bersaksi tentang Dia. Majulah, jangan berhenti.

Advertisement

 

Setiap hari adalah pembelajaran. Setiap hari merenungkan kehidupan. Mengelola dan menatanya supaya hidup ini penuh makna dan tidak berjalan dalam kesia-siaan.

Setiap hari belajar untuk tetap teguh supaya tidak tenggelam di tengah arus kehidupan.

Semakin hari semakin mencintai Tuhan yang tidak terbilang kasih dan pengampunan-Nya.

Sama seperti pemazmur, kita menunjukkan kepada Tuhan betapa berharganya hidup ini.

Memang hidup ini penuh perjuangan. Hidup juga penuh dengan ketidakadilan. Ada bencana, ada kesedihan dan segala sesuatu yang memedihkan hati.

Kadang-kadang terlalu payah menghadapinya dan kita tidak mampu mengelola emosi.

Energi kita habis tapi persoalan juga tak kunjung selesai. Lalu, kita tidak dapat lagi mempersembahkan hidup kita kepada Tuhan.

 

Tidak ada cara lain, kecuali terbuka kepada Tuhan. Tuhan yang akan memperbaiki yang rusak. Menambal yang terkoyak.

Mengoreksi yang keliru. Tuhan menjamah kita karena hanya Dia yang dapat melakukannya.

Dia akan memperbarui segala sesuatunya sehingga kita bisa kembali pulih dan meneruskan hidup ini.

Pada akhirnya, kita bisa terbuka di hadapan Tuhan dan memberikan hidup kita seutuhnya kepada Tuhan.

Pada akhirnya kita paham bahwa kita tidak dapat lari ke mana-mana. Lihatlah, Tuhan yang berbelas kasih dengan wajah cinta-Nya merentangkan tangan-Nya. Amin.

 

Doa: Tuhan, Engkaulah andalan kami. Engkau merengkuh kami dalam kehangatan cinta-Mu. Amin.

 

 

 

Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Rabu, 4 November 2026, Habakuk 2:15-20  Evaluasi Diri Spiritualitas

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Rabu, 4 November 2026, Habakuk 2:15-20  Evaluasi Diri Spiritualitas

"Tetapi, TUHAN ada di dalam bait-Nya yang kudus. Berdiam dirilah di hadapan- Nya, hai segenap bumi!"

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Selasa, 3 November 2026, Habakuk 2:4-5  Evaluasi Diri Orang Benar A

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Selasa, 3 November 2026, Habakuk 2:4-5  Evaluasi Diri Orang Benar A

"Sesungguhnya orang yang membusungkan dada tidak lurus hatinya, tetapi orang benar akan hidup oleh percayanya"

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:15-17  Evaluasi Diri Dominasi Ke

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:15-17  Evaluasi Diri Dominasi Ke

"Itukah sebabnya ia selalu menghunus pedangnya dan membunuh bangsa- bangsa tanpa belas kasihan?"

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer