Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Kamis, 8 Januari 2026, 1 Tesalonika 5:1-5 Menanti Dalam Kualitas Hidup

A
Penulis: Alfianne Lumantow❯
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Pembacaan Alkitab : 1Tesalonika 5:1-5


Advertisement

TEMA : MENANTI DALAM KUALITAS HIDUP

"Karena kamu semua adalah anak-anak terang dan anak-anak siang. Kita bukanlah orang-orang malam atau orang-orang kegelapan" (ay.5)

 

Advertisement

Menunggu adalah salah satu kegiatan yang membosankan, apalagi jika dilakukan tanpa ada kabar atau kepastian.

Kejenuhan menunggu membuat diri mengalami rasa bosan, bahkan merasa waktu berjalan sia-sia. Hal yang sama dialami jemaat di Tesalonika.

Penantian akan hari Tuhan membuat mereka mengalami kejenuhan". Mereka bertanya-tanya kapan hari Tuhan akan datang.

Advertisement

Dalam masa penantian itu, ada di antara mereka yang telah meninggal, sehingga menimbulkan pertanyaan bagaimana nasib yang masih hidup. Hal ini menjadi tanda tanya besar bagi jemaat di Tesalonika (lih. 1 Tes. 4:13-18).

 

 

Rasul Paulus menegaskan bahwa persoalannya bukan pada masa dan waktu hari Tuhan akan datang (ay.1), tetapi pada persiapan diri dalam menantikan kedatangan-Nya.

Paulus menyatakan hari Tuhan datang bagaikan pencuri (ay.2). Artinya, seorang pencuri tidak akan memberitahu pemilik rumah kapan ia akan datang untuk mencuri.

Bagi Paulus, sebagai jemaat yang percaya kepada Tuhan, kapan pun hari Tuhan datang tidak menjadi masalah.

Mengapa? Karena mereka adalah anak-anak yang percaya. Paulus menyebut mereka anak-anak terang dan anak- anak siang, bukan orang-orang malam atau kegelapan (ay.5).

 

Sebagai anak-anak terang, Paulus mengingatkan untuk tetap melaksanakan kegiatan kehidupan sebagaimana biasa dengan setia menjalankan kehendak Tuhan.

Dengan demikian, jika hari Tuhan tiba, jemaat tidak akan takut karena sudah siap kapan pun la datang.

Firman Tuhan mengajarkan untuk tetap fokus pada kesetiaan dalam menjalankan iman. Tidak perlu takut atau sibuk mencari tahu kapan hari Tuhan tiba.

Yang pasti, dengan menjaga kualitas hidup beriman, segalanya akan menjadi lebih baik.

Tetap kerjakan tugas panggilan di bawah kendali dan naungan Tuhan. Jangan sampai membawa diri jatuh dan jauh dari-Nya. Amin.

 

Doa: TUHAN, mampukan kami untuk tetap setia dalam menantikan kedatangan-Mu. Amin.

 

Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:12-14  Evaluasi Diri Tuhan Itu Ad

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:12-14  Evaluasi Diri Tuhan Itu Ad

"Mata-Mu terlalu suci untuk melihat kejahatan dan Engkau tidak tahan memandang kelaliman"

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Minggu, 1 November 2026,  Habakuk 1:1-2  Evaluasi Diri Kepekaan Dan

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Minggu, 1 November 2026,  Habakuk 1:1-2  Evaluasi Diri Kepekaan Dan

"Berapa lama lagi, ya TUHAN, aku berteriak, tetapi tidak Kaudengar....."

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:9-10  Sesaat Merenungkan Karya Tuha

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:9-10  Sesaat Merenungkan Karya Tuha

"Jadi, masih tersedia suatu hari perhentian, yaitu Sabat, bagi umat Tuhan"

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer