Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Minggu, 11 Januari 2026, Hakim-Hakim 6:1-9 Dipanggil Untuk Berpartisipasi Dalam Mentransformasi Mental Spiritual

A
Penulis: Alfianne Lumantow❯
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Pembacaan Alkitab : Hakim-Hakim 6:1-9


Advertisement

TEMA : DIPANGGIL UNTUK BERPARTISIPASI DALAM MENTRANSFORMASI MENTAL-SPIRITUAL

"Ketika orang Israel berseru kepada Tuhan, karena orang Midian itu" (ay.7)

Setiap orang pasti pernah mengalami penderitaan. Ada tiga alasan yang menjadi penyebab orang menjadi tertekan.

Advertisement

Pertama karena kesalahannya sendiri. Misalnya dengan sengaja melanggar hukum atau karena malas bekerja hingga jadi miskin.

Kedua, karena kejahatan orang lain, yang sengaja ingin menyusahkan sesamanya. Ketiga, bisa juga karena adanya keterbatasan atau kelainan secara fisik yang terjadi sejak lahir.

 

Advertisement

Bacaan kita saat ini mengisahkan tentang bangsa Israel yang mendapat tekanan dari bangsa-bangsa di sebelah timur Kanaan yaitu Median dan Amalek, karena itu umat Israel banyak yang lari ke pegunungan bergua dan membuat kubu-kubu perlindungan (ay.2).

Di situ mereka membangun kehidupan dengan bertani dan beternak. Tetapi orang-orang Kanaan tidak terus mengawasi kegiatan orang Israel. Mereka bahkan menjarah hasil panen dan ternaknya. Karena itu Israel jadi miskin.

 

Karena tidak tahan lagi terhadap perlakuan orang Kanaan, maka Israel berseru kepada Tuhan (ay.6).

Lalu Tuhan mengutus seorang nabi. la mengingatkan Israel tentang kebaikan Tuhan, yang sudah disia-siakan oleh Israel.

Selanjutnya Tuhan berjanji akan mengangkat seorang hakim untuk memimpin mereka lepas dari tekanan itu, sama seperti nenek moyang mereka yang telah dilepaskan Allah dari perbudakan orang Mesir hingga memasuki negeri perjanjian.

 

Dari masa ke masa, ada berbagai tekanan yang kita hadapi. Apa pun penyebabnya tekanan tersebut, Tuhan pasti mau dan mampu membebaskan kita, asal kita mau bertobat dan kembali setia pada Nya.

Tekanan adalah materi untuk mengoreksi diri, apa yang harus diperbaiki dalam relasi kita dengan Allah.

Tekanan juga merupakan jalan Tuhan untuk membuat kita menemukan apa yang bernilai dalam hidup ini yang hanya ada di dalam Dia. Amin.

 

Doa: Ya Tuhan pimpin kami dengan Roh-Mu, supaya kami mampu mengolah berbagai tekanan hidup kami, sehingga bermanfaat untuk meningkatkan kualitas rohani kami. Amin.

 

Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:12-14  Evaluasi Diri Tuhan Itu Ad

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:12-14  Evaluasi Diri Tuhan Itu Ad

"Mata-Mu terlalu suci untuk melihat kejahatan dan Engkau tidak tahan memandang kelaliman"

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Minggu, 1 November 2026,  Habakuk 1:1-2  Evaluasi Diri Kepekaan Dan

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Minggu, 1 November 2026,  Habakuk 1:1-2  Evaluasi Diri Kepekaan Dan

"Berapa lama lagi, ya TUHAN, aku berteriak, tetapi tidak Kaudengar....."

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:9-10  Sesaat Merenungkan Karya Tuha

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:9-10  Sesaat Merenungkan Karya Tuha

"Jadi, masih tersedia suatu hari perhentian, yaitu Sabat, bagi umat Tuhan"

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer