Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Selasa, 13 Januari 2026, Hakim-Hakim 6:24-26 Saatnya Mengubah Arah Hidup

A
Penulis: Alfianne Lumantow❯

LOGO GPIB
LOGO GPIB
 


Advertisement

Pembacaan Alkitab : Hakim-Hakim 6:24-26

TEMA : SAATNYA MENGUBAH ARAH HIDUP

Malam itu juga TUHAN berfirman kepadanya... (ay 25)

Advertisement

Kita tidak bisa membangun hidup yang berkenan kepada Tuhan di atas fondasi lama yang rusak. Kita dipanggil untuk bertindak.

Tidak cukup hanya merasa terganggu oleh hal-hal yang salah dalam hidup atau keluarga kita. Tuhan menghendaki perubahan nyata demi kebaikan hidup kita.

Saatnya untuk membongkar mezbah lama dan mendirikan yang baru, kudus, dan milik Tuhan sepenuhnya.

Advertisement

 

Bacaan kita menunjukkan bahwa ketaatan sejati dimulai dengan pengorbanan radikal.

Gideon tidak hanya percaya kepada Tuhan, tetapi bertindak cepat untuk menghancurkan mezbah Ba'al milik keluarganya.

Ia tidak menunda, tidak berdiplomasi. la tahu: tidak ada ruang untuk kompromi antara Allah dan berhala. Tuhan menuntut penyembahan yang murni.

Gideon memotong akar dosa dan memakai kayu mezbah Ba'al sebagai bahan bakar untuk persembahan kepada Tuhan.

Ini gambaran hidup yang diubahkan: segala yang dulu mencemari, kini dikuduskan untuk kemuliaan Tuhan.

Di atas batu tempat Tuhan menyatakan diri, Gideon membangun mezbah baru. Damai Tuhan hanya hadir di atas ketaatan yang murni.

Tindakan Gideon menular; sepuluh orang turut serta, karena ia telah menjadi teladan. Dalam keluarga kita, perubahan harus dimulai dari kepala rumah tangga.

Tuhan memanggil kita bukan hanya bicara tentang iman, tetapi hidup di dalam-Nya dengan keberanian dan ketegasan.

Keteladanan iman merupakan perkara penting untuk mengubah orang lain selaras kehendak Tuhan.

 

Sudah waktunya, kita berhenti menunda dan berkompromi dengan segala yang buruk dan tidak berkenan bagi Allah.

Mari kita tinggalkan pola hidup lama dan membangun hidup yang sungguh-sungguh memuliakan Tuhan.

Keluarga yang membangun adalah komunitas yang rela merobohkan mezbah lama dan hidup dalam terang kebenaran. Jangan menunggu esok untuk menaati Tuhan hari ini. Amin.

 

Doa: Tuhan, ubahkan hati dan rumah kami agar hanya Engkau yang ditinggikan, dan damai-Mu memenuhi seluruh hidup kami. Amin.

 

Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Rabu, 4 November 2026, Habakuk 2:15-20  Evaluasi Diri Spiritualitas

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Rabu, 4 November 2026, Habakuk 2:15-20  Evaluasi Diri Spiritualitas

"Tetapi, TUHAN ada di dalam bait-Nya yang kudus. Berdiam dirilah di hadapan- Nya, hai segenap bumi!"

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Selasa, 3 November 2026, Habakuk 2:4-5  Evaluasi Diri Orang Benar A

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Selasa, 3 November 2026, Habakuk 2:4-5  Evaluasi Diri Orang Benar A

"Sesungguhnya orang yang membusungkan dada tidak lurus hatinya, tetapi orang benar akan hidup oleh percayanya"

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:15-17  Evaluasi Diri Dominasi Ke

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:15-17  Evaluasi Diri Dominasi Ke

"Itukah sebabnya ia selalu menghunus pedangnya dan membunuh bangsa- bangsa tanpa belas kasihan?"

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer