Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Senin, 19 Januari 2026, Kisah Para Rasul 8:4-8 Tetap Melayani Meski Menderita

A
Penulis: Alfianne Lumantow❯
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Pembacaan Alkitab : Kisah Para Rasul 8:4-8


Advertisement

TEMA : TETAP MELAYANI MESKI MENDERITA

Mereka yang tersebar itu menjelajahi seluruh negeri itu sambil memberitakan Injil." (ay.4)

Kematian Stefanus membuka babak baru dalam penyebaran dan pelayanan gereja Tuhan. Penganiayaan tidak bisa menghentikan penyebaran Injil Kristus.

Advertisement

Para pengikut Kristus yang terancam, terus berlari mencari tempat yang lebih aman dengan tetap menyebarkan berita Injil.

Penderitaan fisik tidak menghentikan semangat mereka untuk memberitakan kabar sukacita bagi semua orang.

Para Rasul dan ketujuh Diaken memiliki semangat militansi yang luar biasa terhadap Kristus.

Advertisement

Situasi teraniaya pun, para murid tidak kehilangan semangat untuk tetap memberitakan Injil.

 

Plato, ketika ia difitnah, pernah berkata, "Saya akan hidup dengan cara tertentu, sehingga semua orang tahu bahwa tuduhan mereka adalah fitnah."

Sejalan dengan perkataan Plato, para murid, menunjukkan semangat yang gigih untuk tetap mengabarkan Injil, membuat para pembenci menjadi ragu-ragu untuk terus menganiaya mereka.

 

Filipus salah seorang Diaken, dengan semangat cinta kasih yang tulus tiba di Samaria, daerah yang telah ditutup berabad-abad oleh sengat kebencian dari kaum Yahudi, kini menjadi lahan terbuka bagi Injil.

Kematian Stefanus yang tragis, tidak menghentikan semangat cinta Kristus di dalam dirinya.

Cinta yang membuka lembaran baru bagi kaum yang terpinggirkan; bagi mereka yang papa dan tak berdaya; bagi mereka yang dibenci; bahkan bagi para pembenci itu sendiri.

Cinta Filipus kepada Kristus, menjelma dalam kehadirannya di Samaria yang terkucilkan selama ini. Kehadiran Filipus dalam pelayanannya yang tulus, membawa sukacita bagi mereka yang mau percaya.

 

Malam ini, sebelum terlelap, mari renungkan arti kehadiran kita dalam dunia yang penuh dengan tantangan, saat kita berada di tengah mereka yang tersisih.

Besok adalah saat untuk terus menebarkan cinta Kristus dalam karya nyata. Selamat tidur. Amin.

 

Doa: Tuhan Yesus berilah kami kuasa kasih-Mu agar kami mampu menjelmakan kasih-Mu dalam seluruh aspek hidup kami. Amin.

Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Rabu, 4 November 2026, Habakuk 2:15-20  Evaluasi Diri Spiritualitas

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Rabu, 4 November 2026, Habakuk 2:15-20  Evaluasi Diri Spiritualitas

"Tetapi, TUHAN ada di dalam bait-Nya yang kudus. Berdiam dirilah di hadapan- Nya, hai segenap bumi!"

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Selasa, 3 November 2026, Habakuk 2:4-5  Evaluasi Diri Orang Benar A

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Selasa, 3 November 2026, Habakuk 2:4-5  Evaluasi Diri Orang Benar A

"Sesungguhnya orang yang membusungkan dada tidak lurus hatinya, tetapi orang benar akan hidup oleh percayanya"

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:15-17  Evaluasi Diri Dominasi Ke

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:15-17  Evaluasi Diri Dominasi Ke

"Itukah sebabnya ia selalu menghunus pedangnya dan membunuh bangsa- bangsa tanpa belas kasihan?"

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer