Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Stok Beras 3,3 Juta Ton, Pemerintah Ultimatum Pedagang: Jual di Atas HET Siap Ditindak!

A
Mentan Amran memberi keterangan usai Rakor
Mentan Amran memberi keterangan usai Rakor

Jagosatu.com - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan kebijakan pemerintah adalah menjaga Harga Eceran Tertinggi (HET) dan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) secara berimbang hingga Ramadhan selesai.


Advertisement

Ia menyatakan tidak ada alasan apa pun untuk menaikkan harga pangan selama periode tersebut.

Pemerintah memberikan perhatian penuh terhadap komoditas pangan yang bersifat strategis dan vital.

Komoditas tersebut meliputi beras, gula, daging sapi, bawang merah, telur ayam, ayam ras, dan minyak goreng.

Advertisement

Seluruh komoditas itu dipastikan berada dalam kondisi aman dari sisi pasokan maupun stok nasional.

Mentan Amran mengimbau semua pihak untuk bersama-sama menjaga ketenangan masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Pernyataan tersebut disampaikan saat ia memimpin Rapat Koordinasi SPHP menghadapi Ramadhan hingga Idul Fitri 2026.

Advertisement

Rapat koordinasi itu melibatkan lintas kementerian, aparat penegak hukum, dan seluruh pemangku kepentingan sektor pangan.

Dalam arahannya, Mentan Amran menegaskan stabilitas pangan berkaitan langsung dengan ketenangan ibadah masyarakat.

Kesimpulan rapat menetapkan bahwa HET dan HPP harus dijaga secara konsisten hingga Ramadhan selesai.

Keputusan ini didukung oleh kondisi stok pangan nasional yang dinilai sangat kuat.

Stok beras nasional saat ini mencapai 3,3 juta ton dan menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah pada akhir Januari.

Dengan stok yang kuat dan percepatan panen, tidak ada alasan harga beras berada di atas HET.

Ketersediaan minyak goreng nasional juga dinilai sangat aman dengan stok Bulog sekitar 700 ribu ton.

Untuk komoditas ayam ras, harga di tingkat peternak justru berada di bawah HPP dan diharapkan meningkat saat Ramadhan.

Sementara itu, telur ayam, bawang merah, dan komoditas strategis lainnya dipastikan aman dari sisi pasokan.

Mentan Amran memberikan peringatan keras agar tidak ada pelaku usaha yang menjual pangan di atas HET.

Ia menegaskan Satgas Pangan akan menindak tegas setiap pelanggaran tanpa toleransi.

Seluruh unsur rantai pangan sepakat menjaga stabilitas harga demi keadilan bagi produsen, pedagang, dan konsumen.

Pemerintah berkomitmen menindak tegas kejahatan pangan agar Ramadhan dan Idul Fitri 2026 berjalan aman dan tenang. (samt)

Advertisement

Artikel Terkait

Petani Tebu Desak HPP Gula Naik

Petani Tebu Desak HPP Gula Naik

Petani tebu menuntut harga pokok penjualan (HPP) gula naik. Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (DPN APTRI) mendesak HPP segera dinaikkan menjadi Rp 16.875 per kilogram di tengah anjloknya harga

Arahan Presiden Prabowo Digeber, Mentan Amran Pimpin Percepatan Swasembada Gula bersama SGN di Surabaya

Arahan Presiden Prabowo Digeber, Mentan Amran Pimpin Percepatan Swasembada Gula bersama SGN di Surabaya

Menurut Mentan Amran, pembongkaran tanaman ratoon yang sudah tidak produktif menjadi langkah strategis untuk mendongkrak hasil panen tebu nasional.

SGN Perluas Area Tanam Tebu 74.984 Hektare di Jawa dan Sulawesi

SGN Perluas Area Tanam Tebu 74.984 Hektare di Jawa dan Sulawesi

PT Sinergi Gula Nusantara (PT SGN) berhasil memperluas area tanam tebu hingga 74.984 hektare sebagai bagian dari upaya meningkatkan produksi dan mendukung target swasembada gula nasional. Sekretaris Perusahaan PT SGN....

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer