Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Teruna, Renungan Harian, Rabu, 28 Januari 2026, Habakuk 2:4-5 Orang Benar dan Orang Sombong akan Mendapatkan Keadilan Tuhan

A

LOGO GPIB
LOGO GPIB
 


Advertisement

Pembacaan Alkitab: Habakuk 2:4-5

Tema : Orang Benar dan Orang Sombong akan Mendapatkan Keadilan Tuhan

 

Advertisement

Sobat teruna, kita sering menemukan ada manusia yang hidup angkuh, tetapi juga yang hidup dengan iman  dan kerendahan hati.

Yang manakah gambaran hidup kita? Jika kita masih sering hidup dalam keangkuhan, Habakuk mengajak kita untuk mengingat bahwa orang yang hidup dengan hati yang tidak jujur dan sombong tidak akan bertahan.

Sebuah peribahasa juga pernah berpesan, "Sepandai-pandainya tupai melompat, akhimya jatuh juga."

Advertisement

Kesombongan hanya akan tampak berhasil untuk sementara waktu, dan membawa kita menuju kejatuhan. Ini bisa terjadi karena Tuhan dalam keadilan-Nya menentang kecongkakan.

 

Firman Tuhan hari ini berbentuk teguran yang disampaikan kepada orang-orang Babel sekaligus untuk orang Yehuda yang tidak lurus hatinya.

Dan membusungkan dada yang Kesombongan Babel berasal dari kebanggaan akan kekuatan yang mereka miliki, sedangkan Yehuda menunjuk pada sikap mereka yang melupakan Tuhan, sehingga kehidupan mereka tidak lurus dan tidak sesuai dengan firman-Nya.

Ayat 5 menegaskan bahwa mereka yang tetap berada dalam kejahatan serta keangkuhannya akan mendapatkan ganjaran dari keadilan Allah.

Namun, orang benar (orang yang hidup oleh percayanya kepada Tuhan dan mau berbalik dari dosanya) akan luput dari kebinasaan.

 

Habakuk 2:4-5 ini seperti sebuah penenang bagi Habakuk di tengah pergumulannya. Ia menerima keadilan Allah yang tampak dalam jawaban-Nya.

Bahwa, mereka yang benar akan selamat dan mereka yang memilih berada dalam kejahatan akan mendapatkan balasan atas perbuatannya.

Sobat teruna terkasih, segala perbuatan dan cara hidup kita yang berkenan ataupun yang tidak di hadapan Tuhan akan memiliki konsekuensi.

Setiap kita tidak akan terlepas dari keadilan Allah sehingga tanggung jawab kita adalah tetap mewujudkan integritas iman dan kesetiaan dalam seluruh keberadaan hidup. Amin.

 

Doa: Tuhan, ampunilah kami jika sampai saat ini masih hidup dalam kesombongan. Barulah hidup kami ya Tuhan. Amin

Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:11-13  Jangan Menganggap Diri Bija

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:11-13  Jangan Menganggap Diri Bija

"Karena itu, baiklah kita berusaha masuk ke peristirahatan itu, supaya jangan seorang pun jatuh

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:9-10  Sesaat Merenungkan Karya Tuha

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:9-10  Sesaat Merenungkan Karya Tuha

"Jadi, masih tersedia suatu hari perhentian, yaitu Sabat, bagi umat Tuhan"

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Jumat, 30 Okotber 2026, Ibrani 4:5-8  Hari Ini Bukan Besok

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Jumat, 30 Okotber 2026, Ibrani 4:5-8  Hari Ini Bukan Besok

"Karena itu, la menetapkan lagi suatu hari, yaitu "hari ini", ketika la berfirman dengan perantaraan Daud jauh di kemudian hari..."

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer