Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Sabtu, 31 Januari 2026, Habakuk 3:15-19 Apapun Kondisimu Pujilah Dia

A
Penulis: Alfianne Lumantow❯

LOGO GPIB
LOGO GPIB
 


Advertisement

Pembacaan Alkitab : Habakuk 3: 15-19

TEMA : APAPUN KONDISIMU, PUJILAH DIA!

 

Advertisement

"Sekalipun pohon ara tidak berbunga, pokok anggur tidak berbuah, dan pohon zaitun mengecewakan... (ay.17)

Sebagai orang percaya kita akan selalu mengucap syukur apa pun keadaan kita. Susah atau senang, gagal atau sukses, sakit atau sehat, duka atau suka, kita selalu mengucap syukur.

Tidak hanya dalam kebahagiaan, kita berkata kepada Tuhan; "Terimakasih Tuhan, aku bersyukur karena Engkau baik". Dalam ketidak bahagiaan pun kita akan katakan kepada Tuhan hal yang sama. Karena kita tahu Tuhan selalu baik.

Advertisement

 

Pada bagian akhir dari doa puitis Habakuk ini menggambarkan dengan sangat kuat kekuatan imannya dan orang-orang Yehuda, umat pilihan Tuhan itu.

Sukacita di tengah atau dari dalam penderitaan dan kesulitan digubahnya dengan indah. Situasi yang sulit begitu gamblang dikatakannya.

Pohon ara yang tidak berbunga, pohon apel yang tidak berbuah, hasil panen zaitun yang mengecewakan, ladang yang tidak menghasilkan bahan makanan yang dibutuhkan, dan hasil ternak yang mengecewakan, semuanya tidak mampu menghentikan dan menghalangi umat bersukacita dan bersorak-sorai.

Allah digambarkan dengan luar biasa. la tetaplah Penyelamat, la tetap Tuhan sumber kekuatan bagi Yehuda.

Sesulit apa pun keadaan Yehuda karena penghukuman yang mencabut mereka dari tanah perjanjian, hidup terasing dalam hukuman di Babel, dan kembali untuk berjuang di tanah perjanjian dengan kesulitan dan penderitaan. 

Tidak menghentikan umat untuk kembali dalam relasi baru yang mengaku dan bersyukur kepada Tuhan, Sang Pahlawan karena la Penyelamat yang setia.

 

Tetaplah mengucap syukur. Tetaplah bersaksi dan memberitakan kebaikan Tuhan. la Tuhan, Gunung Batu Juruselamat kehidupan kita.

Tidak ada kesuksesan terlebih lagi kegagalan yang dapat memisahkan kita dari kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus.

Tidak ada kegembiraan ataupun kesedihan hidup yang akan membuat kita melupakan Tuhan. Kita akan selalu bersyukur.  Amin.

 

Doa: Tuhan, mampukan kami untuk bersyukur dalam kondisi apapun hidup kami. Amin

Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Rabu, 4 November 2026, Habakuk 2:15-20  Evaluasi Diri Spiritualitas

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Rabu, 4 November 2026, Habakuk 2:15-20  Evaluasi Diri Spiritualitas

"Tetapi, TUHAN ada di dalam bait-Nya yang kudus. Berdiam dirilah di hadapan- Nya, hai segenap bumi!"

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Selasa, 3 November 2026, Habakuk 2:4-5  Evaluasi Diri Orang Benar A

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Selasa, 3 November 2026, Habakuk 2:4-5  Evaluasi Diri Orang Benar A

"Sesungguhnya orang yang membusungkan dada tidak lurus hatinya, tetapi orang benar akan hidup oleh percayanya"

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:15-17  Evaluasi Diri Dominasi Ke

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:15-17  Evaluasi Diri Dominasi Ke

"Itukah sebabnya ia selalu menghunus pedangnya dan membunuh bangsa- bangsa tanpa belas kasihan?"

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer