Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Senin, 9 Februari 2026, Yeremia 32:37-38 Allah Yang Merawat Dan Membebaskan

A
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Pembacaan Alkitab : Yeremia 32: 37-38


Advertisement

TEMA : ALLAH YANG MERAWAT DAN MEMBEBASKAN

 

"... Aku akan mengembalikan mereka ke tempat ini dan akan membuat mereka tinggal dengan tenteram." (ay.37)

Advertisement

 

Kebiasaan orang Indonesia setiap mendapat jatah liburan/cuti akan pulang ke rumah orang tua atau kampung halaman. "Pulang tidak hanya berarti kembali ke sebuah bangunan, tetapi ke tempat di mana kita merasa aman, diterima, dan tenteram.

Ingatan yang indah masa lalu menambah kerinduan untuk pulang. Namun, bagaimana jkita tersesat begitu jauh sehingga lupa jalan pulang? Atau bagaimana jika kita yang sengaja lari dari rumah itu?

Advertisement

 

Bacaan kita hari ini berkisah tentang bangsa Israel yang menderita karena mereka telah berjalan menyimpang bahkan membelakangi Tuhan.

Walaupun hamba-Nya, nabi Yeremia, telah mengingatkan agar jangan melakukan perlawanan kepada pasukan Babilonia.

la juga bemubuat tentang kejatuhan Yerusalem ke tangan raja Babilonia. Nubuatan inilah yang telah membawanya ke penjara.

la dianggap telah melemahkan perjuangan pasukan Israel. Pada akhimya Israel kalah, ditawan dan diserakkan.

Namun demikian, sekalipun Allah murka kepada umat-Nya, la tetaplah mengasihi mereka. Yeremia menubuatkan bahwa Tuhan akan merawat, memperhatikan dan membebaskan mereka.

Dalam kasih-Nya yang dalam la menuntun umat-Nya, Israel, berjalan di jalan yang ditunjukkan-Nya.

 

Mari percaya dan menyerahkan diri kepada Tuhan yang sungguh mengasihi kita. Sesaat saja kita menderita lamanya, akan tetapi Allah kita adalah Allah yang kasih-Nya melampaui murka-Nya. Kita yang menjauh dan meninggalkan bahkan menentang Dia, tetap dikasihi-Nya.

Jangan pernah meragukan kasih-Nya yang besar. Karena itu mari kita terus komitmen dan bersedia mengikuti jalan Tuhan.

Jangan menahan langkahmu untuk pulang kepada-Nya. Jangan paksakan kehendak sendiri karena pengaruh lingkungan atau egomu.

Di dalam naungan kasih-Nya, kita akan menemukan tempat yang aman untuk memulihkan keadaan kita, serta kembali mendapatkan sukacita yang sejati. Amin.

 

Doa : Ya Tuhan, akibat perbuatan kami, penderitaan menimpa kami. Namun, kami mohon, tetaplah berbelas kasihan untuk menolong dan menyelamatkan kami. Amin.

Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:9-10  Sesaat Merenungkan Karya Tuha

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:9-10  Sesaat Merenungkan Karya Tuha

"Jadi, masih tersedia suatu hari perhentian, yaitu Sabat, bagi umat Tuhan"

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Jumat, 30 Okotber 2026, Ibrani 4:1-4  Iman Menjadikan Kita Menyatu D

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Jumat, 30 Okotber 2026, Ibrani 4:1-4  Iman Menjadikan Kita Menyatu D

"Karena kepada kita diberitakan juga kabar kesukaan sama sepeti kepada mereka..."

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Kamis, 29 Okotber 2026, Ibrani 3:7-13  Saling Memulihkan Dalam Nasih

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Kamis, 29 Okotber 2026, Ibrani 3:7-13  Saling Memulihkan Dalam Nasih

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Kamis, 29 Okotber 2026, Ibrani 3:7-13  Saling Memulihkan Dalam Nasihat

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer