Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Minggu, 15 Februari 2026, Markus 9:2-8 Cahaya Kemuliaan Untuk Ciptaan

A
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Pembacaan Alkitab : Markus 9: 2-8


Advertisement

TEMA : CAHAYA KEMULIAAN UNTUK CIPTAAN

"Lalu datanglah awan menaungi mereka dan dari dalam awan itu terdengar suara: "Inilah Anak-Ku yang terkasih, dengarkanlah Dia." (ay. 7)

 

Advertisement

Bayangkan kita pergi mendaki gunung, sejenak memunggungi kesibukan sehari-hari. Mengagumi keindahan alam dari atas.

Di sana hanya ada kita dan keheningan alam. Inilah yang dialami Petrus, Yakobus, dan Yohanes.

Di tempat sunyi itu, mereka tidak hanya mengagumi keindahan alam menyaksikan peristiwa luar biasa: wajah Yesus tiba-tiba bersinar dari atas bukit.

Advertisement

Namun juga terang, dan pakaian-Nya turut bersinar.

 

Kali ini kita perlu memikirkan alasan Yesus menunjukkan kemuliaan-Nya di puncak gunung, bukan di dalam tempat ibadah. Tuhan memilih berada di tengah ciptaan-Nya untuk menyatakan keagungan-Nya. 

Kristus seolah menyuarakan kita bahwa alam yang indah bukan sekadar pemandangan. Alam adalah ciptaan yang menunjukkan kehadiran Allah.

 

Di tengah cahaya Ilahi itu, terdengar suara dari langit yang berkata, "Inilah Anak yang Aku sayangi.

Dengarkanlah Dia. Perintah ini sangat jelas: kita harus mendengarkan semua yang Yesus ajarkan. Apa yang Yesus ajarkan?

Salah satunya adalah tentang Allah yang peduli pada ciptaan-Nya.

 

Momen pemuliaan Yesus di atas gunung ini seharusnya mengubah cara kita memandang dunia. Jika kemuliaan Sang Pencipta bisa bersinar begitu dahsyat di tengah alam, tentu artinya alam itu sendiri sangat berharga. Hutan, sungai, tanah, dan lautan, bukan hanya sumber daya yang bisa kita manfaatkan. Semua ini perlu dijaga dan dilestarikan.

 

Pengalaman bersama Yesus ini menjadi bekal bagi para murid. Mereka melihat betapa mulianya Yesus Kristus, dan mereka melihat kemuliaan-Nya itu di alam raya.

Pengalaman ini menjadi dasar kuat bagi kita. Sebelum berbicara tentang panggilan sebagai orang percaya, kita perlu menyadari bahwa dunia ini adalah ciptaan Allah.

Menjaga lingkungan adalah cara untuk ikut serta mengagumi kemuliaan-Nya yang menyinari kita semua. Amin.

 

Doa: Tuhan, terima kasih untuk kemuliaan-Mu yang menaungi kami,  seluruh ciptaan-Mu ini. Amin.

 

Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:9-10  Sesaat Merenungkan Karya Tuha

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:9-10  Sesaat Merenungkan Karya Tuha

"Jadi, masih tersedia suatu hari perhentian, yaitu Sabat, bagi umat Tuhan"

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Jumat, 30 Okotber 2026, Ibrani 4:1-4  Iman Menjadikan Kita Menyatu D

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Jumat, 30 Okotber 2026, Ibrani 4:1-4  Iman Menjadikan Kita Menyatu D

"Karena kepada kita diberitakan juga kabar kesukaan sama sepeti kepada mereka..."

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Kamis, 29 Okotber 2026, Ibrani 3:7-13  Saling Memulihkan Dalam Nasih

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Kamis, 29 Okotber 2026, Ibrani 3:7-13  Saling Memulihkan Dalam Nasih

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Kamis, 29 Okotber 2026, Ibrani 3:7-13  Saling Memulihkan Dalam Nasihat

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer