Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Kamis, 19 Februari 2026, Kolose 1:21-23 Damaikan Dirimu Damaikan Bumi

A
Penulis: Alfianne Lumantow❯
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Pembacaan Alkitab : Kolose 1: 21-23


Advertisement

TEMA : DAMAIKAN DIRIMU, DAMAIKAN BUMI

 

"Sekarang diperdamaikan-Nya, di dalam tubuh jasmani Kristus oleh kematian- Nya, untuk menempatkan kamu kudus dan tak bercela dan tak bercacat di hadapan-Nya" (ay.22)

Advertisement

Pernahkah kamu merasa bersalah setelah membuang sampah sembarangan, lalu berpura-pura lupa? Banyak dari kita melakukannya.

Pelanggaran memang bukan hanya sikap pribadi, tetapi juga kesalahan kita atas rusaknya lingkungan.

 

Advertisement

Paulus menuliskan bahwa dahulu kita hidup jauh dari Allah dan bahkan memusuhi-Nya dalam pikiran dan perbuatan. Namun kini, melalui Kristus, kita diperdamaikan.

Pendamaian itu bukan hanya soal hubungan baik antara manusia dengan Allah, tetapi juga pemulihan di antara ciptaan.

 

Dosa membuat kita memandang ciptaan hanya sebagai sumber keuntungan. Kita lupa bahwa bumi bukan milik pribadi, melainkan warisan bersama.

Tanpa hati yang diperdamaikan, kita mudah memanfaatkan alam demi keuntungan pribadi.

Namun ketika Kristus berdamai dengan kita, artinya kita diajak untuk menghadirkan damai dalam setiap laku kita di bumi ini.

 

Dengan berdamai, seharusnya kita tak lagi menyakiti alam tempat kita hidup. Tunjukkan aksi damai melalui hal-hal kecil seperti menghargai hewan dan tumbuhan yang ada di sekitar kita.

Tidak lupa juga untuk mengurangi beban bumi dengan timbunan sampah, atau memaksakan gaya hidup kita dengan memakai air berlebihan.

Damai bukan sekadar tidak bertengkar, tetapi hidup secukupnya dengan seimbang. Damai bukan sekadar menghindari konflik, tetapi mengakui kesadaran makhluk hidup lainnya, bahkan makhluk- makhluk tak hidup.

Damai berarti hidup harmonis dengan Allah, sesama, dan juga lingkungan kita.

 

Mari sebelum tidur, kita pikirkan kembali satu sikap atau kebiasaan yang selama ini kurang ramah bagi bumi. Mintalah pertolongan Roh Kudus untuk memperbarui pola hidup kita.

Karena damai sejati tak hanya hadir lewat kata atau nyanyian. Damai Kristus juga hidup dalam laku kita setiap saat. Amin.

 

Doa: Tuhan, ajarkan kami memelihara damai di hati dan menghadirkan damai itu di sekitar kami. Amin.

 

Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Rabu, 4 November 2026, Habakuk 2:15-20  Evaluasi Diri Spiritualitas

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Rabu, 4 November 2026, Habakuk 2:15-20  Evaluasi Diri Spiritualitas

"Tetapi, TUHAN ada di dalam bait-Nya yang kudus. Berdiam dirilah di hadapan- Nya, hai segenap bumi!"

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Selasa, 3 November 2026, Habakuk 2:4-5  Evaluasi Diri Orang Benar A

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Selasa, 3 November 2026, Habakuk 2:4-5  Evaluasi Diri Orang Benar A

"Sesungguhnya orang yang membusungkan dada tidak lurus hatinya, tetapi orang benar akan hidup oleh percayanya"

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:15-17  Evaluasi Diri Dominasi Ke

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:15-17  Evaluasi Diri Dominasi Ke

"Itukah sebabnya ia selalu menghunus pedangnya dan membunuh bangsa- bangsa tanpa belas kasihan?"

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer