Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Senin, 16 Maret 2026, Matius 4:12-16 Keprihatinan Allah

A

LOGO GPIB
LOGO GPIB


Advertisement

Pembacaan Alkitab : Matius 4: 12-16

TEMA : KEPRIHATINAN ALLAH

supaya digenapi firman yang disampaikan melalui Nabi Yesaya" (ay. 14).

Advertisement

 

Tidak lama setelah kisah pengalaman pencobaan-Nya, Yesus kemudian mendengar kabar bahwa Yohanes Pembaptis telah dipenjarakan Raja Herodes.

Yesus selanjutnya pergi ke wilayah Galilea, di Kapernaum. Kepergian Yesus dari Nazaret bukanlah sikap pelarian diri karena takut.

Advertisement

Yesus bukan mau menyelamatkan diri-Nya, melainkan hendak memulai pekerjaan-Nya demi menggenapkan rencana dan tujuan Allah.

Penggenapan sebagaimana dinubuatkan nabi Yesaya (8:23-9:1), supaya mereka yang hidup dalam kegelapan, yakni bangsa yang hidup dalam kegelapan spiritual maupun moral, disapa oleh kasih-Nya.

Mereka inilah orang-orang yang patut dijumpai, sebab mereka tidak tahu bagaimana menjalani hidup yang benar.

Allah hadir menyapa mereka dan hendak membarui perangai hidup ke arah yang lebih benar, baik kepada Allah maupun sesama. Melalui Yesus, Allah menjumpai mereka yang hidupnya terpisah dari-Nya.

 

Dengan kerinduan agar berita keselamatan Allah tersampaikan kepada banyak orang, penangkapan Yohanes Pembaptis bukan menjadi penghambat pengutusan Yesus.

Penangkapan itu memperlihatkan adanya penolakan dunia terhadap pekerjaan penggenapan rencana Allah.

Rencana keselamatan Allah itu, yang bertujuan membuat umat manusia menjadi baru dengan hidup benar dan tidak terpisah dari Allah, harus disampaikan.

Keadaan di mana manusia hidup terpisah dari Allah membuat perangainya tidak tahu cara hidup yang benar dalam mengasihi Allah dan sesama.

Inilah keadaan yang menjadi keprihatinan Allah dan tentu juga kegelisahan Yesus untuk menjumpai mereka, yang dimulai dari Galilea.

 

Keprihatinan itu jugalah yang menjadi kegelisahan Gereja yang. dengan penuh semangat oleh Roh Kudus, menyapa dunia dan menyampaikan berkat kasih Allah.

Hari ini kita diutus berkarya dalam pekan yang baru, pekan pengutusan untuk pergi menyampaikan "Terang" yang, dalam Kristus, memberi damai, harapan, serta tuntunan cara hidup benar di mata Allah.... Amin.

 

Doa: Ya Roh Kudus, kobarkan semangat untuk meneruskan karya kasih Kristus di tengah kehidupan yang tidak mengenal kasih. Amin.

Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:9-10  Sesaat Merenungkan Karya Tuha

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:9-10  Sesaat Merenungkan Karya Tuha

"Jadi, masih tersedia suatu hari perhentian, yaitu Sabat, bagi umat Tuhan"

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Jumat, 30 Okotber 2026, Ibrani 4:1-4  Iman Menjadikan Kita Menyatu D

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Jumat, 30 Okotber 2026, Ibrani 4:1-4  Iman Menjadikan Kita Menyatu D

"Karena kepada kita diberitakan juga kabar kesukaan sama sepeti kepada mereka..."

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Kamis, 29 Okotber 2026, Ibrani 3:7-13  Saling Memulihkan Dalam Nasih

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Kamis, 29 Okotber 2026, Ibrani 3:7-13  Saling Memulihkan Dalam Nasih

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Kamis, 29 Okotber 2026, Ibrani 3:7-13  Saling Memulihkan Dalam Nasihat

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer