Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Rabu, 1 April 2026, Yohanes 3:19 Jangan Main Di Kegelapan Nanti Susah Cari Jalan Pulang

A

LOGO GPIB
LOGO GPIB


Advertisement

Pembacaan Alkitab : Yohanes 3: 19

TEMA : JANGAN MAIN DI KEGELAPAN NANTI SUSAH CARI JALAN PULANG

Kegelapan mungkin membuat nyaman, tapi hidup dalam terang itu membebaskan.

Advertisement

"Inilah hukuman itu: Terang telah datang ke dalam dunia, tetapi manusia lebih menyukai kegelapan daripada terang, sebab perbuatan- perbuatan mereka jahat"(Ay.19)

 

Dewasa ini, orang muda lebih suka bermain aman di tengah kegelapan. Apa maksudnya?

Advertisement

Kita lebih suka menyembunyikan kebiasaan yang kita tahu tidak baik tapi tetap tidak mau kita tinggalkan, kita menutup bagian itu dan menganggapnya bukan sebagai masalah.

Inilah yang dimaksud oleh Yohanes ketika ia katakan "orang-orang lebih mengasihi kegelapan.

Mengasihi dari bahasa Yunani egapesan bentuk dari agapao yang artinya mengasihi secara mendalam dengan kesadaran.

Artinya, pada ayat ini hendak dikatakan bahwa manusia dengan sadar memilih kegelapan tersebut dan bukan hanya sekadar tergoda.

Apa bentuk kegelapan yang dipilih manusia? Yohanes mengatakan kegelapan itu merupakan simbol dosa, kebohongan, menyembunyikan yang baik dan memilih yang buruk.

 

Manusia juga cenderung hidup dalam kejahatan yang tanpa sadar merusak kebiasaannya yang baik.

Tapi sekarang Yohanes katakan, Yesus telah datang sebagai terang dalam hidup kita seperti yang dikatakan dalam Injil Yohanes.

Yesus menjadi Cahaya bukan untuk mempermalukan kita, bukan untuk mengekspos kejelekan kita.

Yesus datang membawa terang, seperti matahari di saat hujan turun deras setiap minggunya.

Terang Tuhan menjadi gambaran situasi ketika kita mengurung diri dalam kamar karena terlalu takut bertemu dunia luar dan saat melihat terang, kita tahu ada harapan untuk hidup yang lebih baik.

Pertanyaannya, mana yang mau kita pilih? Terang memang terkadang begitu menyilaukan, mungkin sesekali membuat tidak nyaman, tetapi dari Terang itulah kita menemukan kebenaran yang sejati dan membebaskan.

Di Minggu Prapaskah 1 ini, Yohanes dalam Injilnya mengajak kita untuk berani dengan sadar memilih terang itu.

Kita diajak untuk tidak menyembunyikan diri dalam kegelapan, kita didorong untuk punya keberanian hidup dalam Terang! Amin.

 

Doa: Tuhan bantu aku untuk memilih hidup dalam Terang, bantu aku untuk keluar dari kegelapan yang membelenggu Amin

 

Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Jumat, 31 Juli 2026, 2 Yohanes 1:1-3  Hidup Dalam Kasih Dan Kebenaran

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Jumat, 31 Juli 2026, 2 Yohanes 1:1-3  Hidup Dalam Kasih Dan Kebenaran

"Anugerah, rahmat dan damai sejahtera dari Allah Bapa dan dari Yesus Kristus, Anak Bapa, akan menyertai kita dalam kebenaran dan kasih."

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Kamis, 30 Juli 2026, 1 Yohanes 3:11-18  Makna Kasih Bagi Orang Percaya

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Kamis, 30 Juli 2026, 1 Yohanes 3:11-18  Makna Kasih Bagi Orang Percaya

"Dengan inilah kita mengenal kasih, yaitu bahwa Kristus telah menyerahkan nyawa-Nya untuk kita. Jadi kita pun wajib menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita."

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Rabu, 29 Juli 2026,  1 Yohanes 2:28-3:3  Identitas Yang Menunjukkan Siapa Kita

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Rabu, 29 Juli 2026,  1 Yohanes 2:28-3:3  Identitas Yang Menunjukkan Siapa Kita

Yohanes berkata bahwa kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer