Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Minggu, 19 April 2026, Kejadian 37:1-4 Iri Hati Memadamkan Kasih

Pembacaan Alkitab : Kejadian 37:1-4
TEMA : IRI HATI MEMADAMKAN KASIH
"Ketika saudara-saudaranya melihat bahwa ayah mereka lebih mengasihi Yusuf daripada semua saudaranya, mereka pun membencinya... (ay.4)
Perilaku tidak adil dipahami sebagai perlakuan yang tidak seim- bang, tidak proporsional, atau melanggar prinsip keadilan terhadap orang lain sehingga hak, peluang atau martabat mereka tidak dihormati secara layak.
Prilaku ini bisa muncul secara sadar (eksplisit) maupun secara spontan, serta bisa terjadi pada siapa saja termasuk kepada Yusuf juga saudara-saudaranya.
Pada ay. 2 dikatakan, Yakub dengan kedua istrinya Bilha dan Zilpa, memiliki keturunan yaitu, Yusuf dan beberapa anak lainnya.
Namun Yusuf mendapat kasih dan perhatian lebih dari Yakub dibandingkan saudara-saudara lainnya. Inilah yang membuka pintu kecemburuan, rasa tidak nyaman dan konflik.
Sepintas, perasaan iri hati saudara- saudara Yusuf amatlah wajar, karena tidak seorang pun yang mau diperlakukan tidak adil.
Kehidupan dalam kasih persaudaraan yang seharusnya menjadi perekat anak-anak Yakub, justru dipadamkan oleh iri hati. Dari sana lahirlah kebencian yang menyeret mereka pada tindakan jahat terhadap Yusuf.

