Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 25 April 2026, Ratapan 3:21-22 Selalu Ada Harapan

Pembacaan Alkitab : Ratapan 3: 21-22
TEMA : SELALU ADA HARAPAN
Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya (ay. 22)
Kitab Ratapan adalah kitab yang mengungkapkan pengalaman penderitaan pribadi yang sangat mendalam dari nabi Yeremia, yang hidup pada masa kehancuran Yerusalem (± 586-587SM).
la mengungkapkan kesedihan dan ratapannya atas kehancuran Yerusalem dan Bait Allah, oleh pasukan Babilonia dibawah pimpinan Nebukadnezar.
Namun ditengah ratapan yang pahit itu, muncul sebuah pengakuan iman yang menguatkan: "Inilah yang kuperhatikan, sebab itu aku berharap: tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya."
Firman ini menegaskan bahwa harapan tidak lahir dari keadaan yang baik semata, melainkan dari ingatan akan kasih setia Tuhan.
Penulis Ratapan mengarahkan hatinya untuk mengingat siapa TUHAN itu. Ketika penderitaan mengaburkan pandangan dan melemahkan iman, kasih setia Tuhan menjadi sumber kekuatan baru, harapan baru.

