Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Selasa, 5 Mei 2026, Kidung Agung 6:4-13 Kristus Menjadikan UmatNya Istimewa

Pembacaan Alkitab : Kidung Agung 6:4-13
TEMA : KRISTUS MENJADIKAN UMAT-NYA ISTIMEWA
"...dialah satu-satunya merpatiku, idamanku, satu-satunya anak ibunya, anak kesayangan bagi yang melahirkannya. Putri-putri melihatnya dan menyebutnya bahagia, permaisuri-permaisuri dan selir-selir memujinya" (ay,9).
"Cinta adalah ketika kebahagiaan orang lain lebih penting dari pada kebahagiaan diri sendiri" (Jacson Brown Jr, Penulis). Cinta adalah pengorbanan dan ketulusan.
Inilah agape, kasih Kristus yang mengutamakan keselamatan, kebahagiaan manusia di atas kepentingan-Nya sendiri.
Seluruh syair pujian mempelai laki-laki untuk mempelai perempuan mengungkapkan kasih yang demikian. Mempelai laki-laki dan perempuan saling memuji dengan tulus (ay.4-11), bahkan ada kerinduan yang tak tertahankan untuk segera berjumpa (ay.13).
Sang mempelai laki-laki memuji kekasihnya "engkau, merpatiku" (ay.9). Ini pujian tentang ketulusan yang dimiliki oleh sang gadis, kekasihnya itu. Ketulusan inilah yang menyempurnakan kecantikan dan keindahan mempelai perempuan.
Oleh sebab itu, mempelai laki-laki menyebut kekasihnya ini sebagai "idam-idamanku," yaitu keinginan mendalam mempelai laki-laki untuk mengasihi kekasihnya dengan belas kasih yang sungguh dalam dan terarah ke masa depan kekasihnya, yang di dasarkan pula bahwa dia anak satu-satunya dari seorang ibu yang sangat disayanginya.
