Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Minggu, 24 Mei 2026, Kisah Para Rasul 2:7-13 Ketika Allah Berbicara Dalam Bahasa Manusia

Pembacaan Alkitab : Kisah Para Rasul 2:7-13
TEMA : KETIKA ALLAH BERBICARA DALAM BAHASA MANUSIA
"Bagaimana mungkin kita masing-masing mendengar mereka berbicara dalam bahasa kita sendiri, yaitu bahasa tempat kita dilahirkan". (ay. 8)
Pentakosta atau hari ke-50, merupakan hari raya yang sangat penting bagi orang Yahudi. Selain mensyukuri hasil panen gandum, mereka juga bersyukur kepada Allah yang berkenan menyatakan kehendak-Nya kepada umat-Nya.
Sebagai perayaan yang sangat penting, maka semua orang datang, termasuk para murid Yesus, berkumpul di Yerusalem untuk merayakan Hari Pentakosta.
Di Hari Pentakosta, Allah menyatakan kehadiran-Nya melalui lidah api yang bertebaran dan hinggap pada para murid, sehingga mereka dipenuhi dengan Roh Kudus dan mulai berbicara dalam berbagai bahasa.
Hal ini terjadi sebagaimana yang telah disampaikan Yesus kepada para murid.
Di hari Pentakosta, Allah menyatakan diri-Nya, melalui para murid, tidak hanya melalui satu bahasa atau satu bangsa, melainkan melalui bahasa orang-orang yang hadir.
