Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Rabu, 27 Mei 2025, Kisah Para Rasul 2:41-47 Persekutuan Yang Bersaksi

Pembacaan Alkitab : Kisah Para Rasul 2:41-47
TEMA : PERSEKUTUAN YANG BERSAKSI
"hidup adalah kesaksian tentang cinta kasih dan anugerah Allah bagi dunia "
"Dengan bertekun dan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergiliran dan makan bersama-sama dengan gembira dan tulus hati (ay: 46)"
Cara hidup jemaat pertama menjadi role model tentang hakikat dalam pengajaran. Tidak hanya mementingkan diri sendiri dan egois, mereka peduli dan berbagi satu sama lain.
Ada kesehatian di dalam jemaat, bukan kecurigaaan dan sikap saling menjatuhkan. Ada ungkapan syukur dan penyembahan kepada Allah di dalam persekutuan jemaat pertama. Yang dilakukan oleh mereka, dilihat banyak orang di luar jemaat, dan mereka disenangi.
Dari apa yang digambarkan dalam bacaan ini disimpulkan bahwa perilaku dan perbuatan antar jemaat satu dengan yang lain adalah bentuk kesaksian akan penyertaan Allah melalui kuasa Roh Kudus di dalam hidup.
Sering kali iman percaya kita kepada Tuhan hanya diukur melalui intensitas keaktifan di gereja. Banyaknya intensitas melayani di gereja serta capaian yang kita lakukan di dalam gereja bukan merupakan indikasi iman.
Relasi dengan Tuhan merupakan hal pribadi dan intimasi ketika kita memiliki spiritualitas iman kepada-Nya dan hidup dalam persekutuan dengan sesama yang beribadah dan memuji Tuhan.
