Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Listrik Sumatera Byarpet, Pelaku UMKM Terpukul

P
Seorang bocah bermain dengan ibunya di antara temaram lampu tradisional saat pemadaman listrik di Desa Suak Raya, Johan Pahlawan, Aceh Barat, Sabtu (23/5). (SYIFA YULINNAS/ANTARA FOTO)
Seorang bocah bermain dengan ibunya di antara temaram lampu tradisional saat pemadaman listrik di Desa Suak Raya, Johan Pahlawan, Aceh Barat, Sabtu (23/5). (SYIFA YULINNAS/ANTARA FOTO)

Advertisement

 

MEDAN – Gangguan listrik terjadi di sejumlah wilayah Sumatera sejak Jumat (22/5) malam. Hingga kemarin, pasokan listrik masih kerap byarpet atau mati-hidup mendadak. Kondisi itu mengganggu aktivitas warga dan memukul pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Di Sumatera Utara, keluhan disampaikan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sumut. Mereka menilai blackout atau pemadaman listrik massal telah mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat, terutama sektor UMKM.

Ketua Apindo Sumut Haposan Sialagan mengatakan, kerugian akibat gangguan pasokan listrik tidak bisa dianggap kecil karena dampaknya dirasakan hampir di seluruh lini usaha. "Kerugian akibat pemadaman listrik ini sangat besar, khususnya bagi UMKM. Memang belum bisa dihitung secara pasti, tetapi nilainya jelas tidak kecil," ujar Haposan kepada Sumut Pos, kemarin (24/5). Menurut dia, usaha kecil menjadi kelompok paling rentan terdampak. Sebab, sebagian besar tidak memiliki genset sebagai sumber listrik cadangan. Akibatnya, banyak usaha terpaksa menghentikan operasional sementara. Kafe, warung kopi, hingga pedagang kaki lima di sejumlah titik Kota Medan disebut mengalami penurunan aktivitas drastis sejak listrik padam berjam-jam. "Banyak kafe akhirnya tutup sementara. UMKM di pinggir jalan juga tidak bisa berjualan seperti biasa," katanya.

Advertisement

Sementara itu, sektor industri berskala besar masih dapat bertahan dengan mengandalkan genset. Namun, kondisi tersebut menambah biaya operasional karena penggunaan genset dalam waktu panjang membutuhkan tambahan bahan bakar dan perawatan mesin.

Habiskan Waktu di Mal dan Hotel

Di Pekanbaru, sebagian warga memilih menginap di hotel saat listrik padam, Sabtu (23/5). Pantauan Riau Pos, sejumlah hotel di kawasan Jalan Sudirman, Tuanku Tambusai, dan Jalan Ahmad Yani ramai didatangi tamu sejak Jumat (22/5) malam. Beberapa tamu hotel mengaku memilih tinggal di hotel karena kesulitan air bersih dan suhu udara yang panas. "Anak-anak rewel kalau kepanasan, tapi masalah air yang utama. Ya anggap saja lagi libur akhir pekan," kata Galuh Mananta, 27, warga Sukajadi.

Advertisement

Sebagian warga lainnya memilih menghabiskan waktu di mal sambil menunggu listrik kembali menyala. Hal itu dilakukan Nada, warga Panam, yang mengaku datang ke mal untuk "ngadem". "Listrik di rumah padam lagi. Tadi malam sempat nyala, tapi siang ini padam lagi. Kami jadinya ngungsi ke mal biar lebih dingin," ujarnya.

Insiden Lift Macet

Pemadaman listrik mendadak juga memicu insiden di gedung PT PLN (Persero) UID RKR di Jalan Tuanku Tambusai Gang Musyawarah, Pekanbaru, Jumat (22/5) malam. Empat orang sempat terjebak di dalam lift ketika listrik padam. Beruntung, Tim Damkar Pekanbaru segera datang dan mengevakuasi korban. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru Burhan Candra melalui Koordinator Komunikasi dan Informasi Duul Gamar mengatakan, pihaknya langsung mengerahkan personel setelah menerima laporan. "Kami juga mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran dari Pos 13 Cempaka untuk melakukan penyelamatan," ujarnya kepada Riau Pos, kemarin. Seluruh korban akhirnya berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

Kementerian ESDM Turun Tangan

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meminta PT PLN (Persero) memastikan pemulihan pasokan listrik dilakukan maksimal agar aktivitas masyarakat dan ekonomi segera kembali normal. Pemerintah juga menyoroti keandalan backbone kelistrikan Sumatera yang dinilai masih rentan terhadap gangguan besar. Wakil Menteri ESDM Yuliot mengatakan, sejak awal kejadian pihaknya bersama Kementerian Sekretariat Negara terus berkoordinasi dengan PLN untuk memantau pemulihan sistem. "Kementerian ESDM sebagai regulator dan pengawas subsektor ketenagakerjaan memberikan perhatian serius terhadap kejadian blackout ini. Kami memahami gangguan tersebut menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat serta berdampak pada aktivitas ekonomi dan sosial di wilayah terdampak," kata Yuliot, Minggu (24/5).

Pemerintah juga menyiapkan investigasi menyeluruh untuk mencari akar persoalan blackout yang melumpuhkan sebagian sistem kelistrikan Sumatera. Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Ketenagakerjaan Tri Winarno mengatakan, pemerintah telah menerjunkan tim inspektur ketenagalistrikan ke lapangan sejak awal gangguan terjadi. Blackout kali ini sekaligus memunculkan evaluasi terhadap ketahanan jaringan transmisi utama di Sumatera. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia meminta PLN memperkuat backbone sistem kelistrikan melalui pembangunan jaringan transmisi 500 kV dan 275 kV serta penguatan subsistem di tiap provinsi.

Kronologi Pemadaman

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyebut, awal gangguan berasal dari sistem transmisi 275 kV Muara Bungo-Sungai Rumbai di Jambi yang diduga terdampak cuaca buruk. Gangguan itu kemudian memicu efek domino pada sistem interkoneksi Sumatera dan berdampak pada sejumlah pembangkit di Jambi, Sumatera Barat, Riau, Sumatera Utara, hingga Aceh.

Advertisement
Editor : Pratama Karamoy
Sumber : Koran Jawa Pos

Artikel Terkait

Diduga Sengatan Listrik, Warga Bitung Tewas Tergantung di Atas Pohon Alpukat

Diduga Sengatan Listrik, Warga Bitung Tewas Tergantung di Atas Pohon Alpukat

Warga Bitung dilaporkan meninggal dunia saat memanjat pohon alpukat.

PLN Klaim Sistem Listrik Jawa Berangsur Pulih

PLN Klaim Sistem Listrik Jawa Berangsur Pulih

Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo menyatakan, kondisi sistem kelistrikan di Pulau Jawa mulai membaik setelah pasokan energi primer kembali mengalir. Selain itu, salah satu pembangkit besar yang sebelumnya

Kekurangan Batu Bara, Listrik Padam Bergilir

Kekurangan Batu Bara, Listrik Padam Bergilir

Pemadaman listrik bergilir menyebabkan traffic light dan CCTV di Surabaya mati. Dinas Perhubungan menggunakan genset untuk menyalakan lampu agar lalu lintas di perempatan tidak crowded. Pemadaman juga terjadi di....

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer