Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Sabtu, 13 Juni 2026  Yakobus 5:12-13  Jujur

A
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Advertisement

Pembacaan Alkitab : Yakobus 5:12-13
TEMA : JUJUR

“Jika ya, hendaklah kamu katakan ya, jika tidak hendaklah kamu katakan tidak, supaya kamu jangan kena hukuman.” (Yakobus 5:12).

Saudara-saudara yang dikasihi Tuhan, kejujuran adalah salah satu nilai yang sangat penting dalam kehidupan orang percaya. Namun, di zaman sekarang ini, kejujuran sering kali menjadi sesuatu yang langka.

Advertisement

Banyak orang lebih memilih untuk berkata tidak sepenuhnya benar demi keuntungan pribadi, demi kenyamanan, atau bahkan demi menjaga perasaan orang lain.

Firman Tuhan hari ini berbicara dengan sangat tegas: “Jika ya, katakan ya. Jika tidak, katakan tidak.” Artinya, Tuhan menghendaki kita untuk hidup dalam kebenaran yang sederhana, jelas, dan tanpa kepura-puraan. Tidak perlu ditambah-tambah, tidak perlu diputarbalikkan.

Dalam Injil Matius 5:37, Tuhan Yesus juga mengatakan hal yang sama: bahwa apa yang lebih dari itu berasal dari si jahat. Ini menunjukkan bahwa ketidakjujuran, sekecil apa pun, bukan berasal dari Tuhan.

Advertisement

Ketika kita mulai menambahkan sesuatu pada kebenaran, atau mengurangi kebenaran, kita sedang menjauh dari kehendak Tuhan.

Saudara-saudara, seringkali kita mendengar istilah “bohong kecil.” Banyak orang menganggap bahwa berbohong sedikit tidak masalah, apalagi jika tujuannya dianggap baik. Misalnya, untuk menghindari konflik, untuk menjaga perasaan orang lain, atau untuk keluar dari situasi sulit.

Namun firman Tuhan tidak memberikan ruang untuk hal seperti itu. Kebenaran tetaplah kebenaran. Ya tetap ya, tidak tetap tidak. Tuhan tidak mengukur kebohongan dari besar atau kecilnya, tetapi dari sikap hati kita terhadap kebenaran.

Kejujuran bukan hanya soal perkataan, tetapi juga soal hati. Seseorang bisa saja berkata benar, tetapi dengan motivasi yang tidak tulus.

Advertisement
Editor : Alfianne Lumantow

Artikel Terkait

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Sabtu, 19 Juni 2026,  2 Samuel 10:6-9  Strategi Hadapi Tantangan (MUSUH)

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Sabtu, 19 Juni 2026,  2 Samuel 10:6-9  Strategi Hadapi Tantangan (MUSUH)

Mereka bahkan tidak segan-segan menyewa tentara dari berbagai daerah, seperti Aram-Bet Rehob, Aram Zoba, negeri Ma'akha, dan orang Tob.

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Jumat, 19 Juni 2026, 2 Samuel 10:1-5  Bahaya Cepat Menyakini Sudut Pandang Yang Berbeda

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Jumat, 19 Juni 2026, 2 Samuel 10:1-5  Bahaya Cepat Menyakini Sudut Pandang Yang Berbeda

Raja Daud, dengan niat yang tulus, ingin menunjukkan belasungkawa kepada Hanun, anak dari Raja Nahas, yang telah meninggal.

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Rabu, 17 Juni 2026,  2 Samuel 6:15-19  Muliakan Tuhan Dalam Hidup Kita

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Rabu, 17 Juni 2026,  2 Samuel 6:15-19  Muliakan Tuhan Dalam Hidup Kita

“Tabut TUHAN dibawa masuk, lalu diletakkan di tempatnya, di tengah-tengah kemah yang dibentangkan Daud untuk itu. Kemudian Daud mempersembahkan kurban bakaran dan kurban keselamatan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer