Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Senin, 22 Juni 2026, Filipi 2:12-16 Jangan Bersungut-Sungut

Pembacaan Alkitab: Filipi 2:12-16
Tema: JANGAN BERSUNGUT-SUNGUT
“Lakukanlah segala sesuatu tanpa bersungut-sungut dan berbantah-bantahan...” (ayat 14)
Saudara-saudari yang terkasih dalam Tuhan, Pernahkah kita berada di sekitar orang yang hampir setiap hari bersungut-sungut? Sedikit-sedikit mengeluh, sedikit-sedikit mengkritik, bahkan hal kecil pun bisa menjadi bahan keluhan.
“Kerjanya lambat, tidak beres, bikin kesal.” Kalimat-kalimat seperti ini mungkin tidak asing di telinga kita. Bahkan, kalau kita jujur, mungkin kita sendiri pernah mengucapkannya.
Sikap bersungut-sungut sering kali muncul begitu saja, seolah-olah menjadi kebiasaan yang tidak kita sadari. Ketika pekerjaan tidak berjalan sesuai harapan, ketika orang lain tidak memenuhi standar kita, atau ketika hidup terasa berat, keluhan menjadi respons pertama kita.
Namun, firman Tuhan hari ini mengingatkan kita bahwa hidup sebagai orang percaya tidak boleh dipenuhi dengan sungut-sungut.
Rasul Paulus menulis surat kepada jemaat di Filipi dalam kondisi yang tidak mudah. Ia sedang berada di penjara. Secara manusiawi, Paulus punya banyak alasan untuk mengeluh: kehilangan kebebasan, menderita, bahkan terancam nyawanya.
Namun yang menarik, dalam situasi seperti itu, Paulus justru tidak bersungut-sungut. Sebaliknya, ia mendorong jemaat untuk hidup dengan sikap yang benar di hadapan Tuhan.
Paulus berkata, “Tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar.” Artinya, keselamatan yang sudah kita terima bukanlah sesuatu yang pasif. Kita dipanggil untuk menghidupinya setiap hari.
Dan salah satu tanda bahwa kita sungguh-sungguh menghidupi keselamatan itu adalah dengan menjaga sikap hati, termasuk tidak bersungut-sungut.
