Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Rabu, 3 Juli 2026, Bilangan 34:13-18  Pemimpin Benar Dan Adil

A
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Advertisement

Pembacaan Alkitab: Bilangan 34:13-18
Tema: Pemimpin, Benar dan Adil

"Kamu harus juga mengambil seorang pemimpin dari setiap suku..." (Bilangan 34:18)

Shalom, saudara-saudari yang dikasihi Tuhan. Kepemimpinan adalah bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia. Di mana pun kita berada, selalu ada struktur kepemimpinan: dalam keluarga, dalam gereja, dalam pekerjaan, dalam masyarakat, bahkan dalam lingkup bangsa.

Advertisement

Artinya, kepemimpinan bukan hanya soal jabatan, tetapi soal tanggung jawab untuk mempengaruhi dan mengarahkan orang lain menuju kebaikan.

Ada sebuah ungkapan yang sering kita dengar: “Jika ingin melihat karakter asli seseorang, berikan dia kekuasaan.” Ungkapan ini mengingatkan kita bahwa kekuasaan dapat memperlihatkan siapa seseorang sebenarnya.

Ada orang yang ketika tidak memiliki jabatan terlihat biasa saja, tetapi ketika diberi tanggung jawab, ia menjadi pribadi yang bijaksana. Namun ada juga yang justru menyalahgunakan kekuasaan untuk kepentingan diri sendiri.

Advertisement

Firman Tuhan dalam Bilangan 34:13-18 membawa kita pada momen penting dalam sejarah bangsa Israel. Mereka sedang berada di dataran Moab, bersiap memasuki Tanah Kanaan, tanah yang dijanjikan Tuhan. Sebelum mereka masuk, Tuhan memberikan instruksi yang sangat jelas mengenai pembagian tanah tersebut.

Pembagian tanah ini tidak dilakukan secara sembarangan. Tuhan menunjuk Imam Eleazar dan Yosua bin Nun sebagai pemimpin utama dalam proses tersebut. Namun Tuhan juga memerintahkan Musa untuk mengambil seorang pemimpin dari setiap suku Israel agar proses pembagian berlangsung dengan adil, benar, dan transparan.

Hal ini menunjukkan bahwa Tuhan sangat memperhatikan bagaimana kepemimpinan dijalankan.

Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan, Mengapa Tuhan melibatkan banyak pemimpin dalam proses pembagian tanah? Karena Tuhan tahu bahwa manusia membutuhkan pengawasan, kebersamaan, dan tanggung jawab bersama dalam menjalankan kekuasaan.

Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:9-10  Sesaat Merenungkan Karya Tuha

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:9-10  Sesaat Merenungkan Karya Tuha

"Jadi, masih tersedia suatu hari perhentian, yaitu Sabat, bagi umat Tuhan"

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Jumat, 30 Okotber 2026, Ibrani 4:1-4  Iman Menjadikan Kita Menyatu D

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Jumat, 30 Okotber 2026, Ibrani 4:1-4  Iman Menjadikan Kita Menyatu D

"Karena kepada kita diberitakan juga kabar kesukaan sama sepeti kepada mereka..."

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Kamis, 29 Okotber 2026, Ibrani 3:7-13  Saling Memulihkan Dalam Nasih

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Kamis, 29 Okotber 2026, Ibrani 3:7-13  Saling Memulihkan Dalam Nasih

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Kamis, 29 Okotber 2026, Ibrani 3:7-13  Saling Memulihkan Dalam Nasihat

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer