Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Minggu, 5 Juli 2026, Amsal 3:27 Jangan Tunda Kebaikanmu Pembacaan Alkitab: Amsal 3:27 Tema: JANGAN TUNDA KEBAIKANMU "...Janganlah menahan kebai

A
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Advertisement

Pembacaan Alkitab: Amsal 3:27

Tema: JANGAN TUNDA KEBAIKANMU

"...Janganlah menahan kebaikan dari pada orang-orang yang berhak menerimanya, padahal engkau mampu melakukannya." (Amsal 3:27)

Advertisement

Shalom, sobat muda yang dikasihi Tuhan. Setiap hari kita dihadapkan pada banyak kesempatan untuk berbuat baik. Ada teman yang meminta bantuan mengerjakan tugas, seseorang yang membutuhkan tumpangan, rekan pelayanan yang memerlukan dukungan, atau bahkan sekadar seseorang yang ingin didengarkan.

Kadang kesempatan itu datang dalam bentuk yang sederhana, seperti sebuah pesan singkat yang meminta pertolongan. Namun sering kali kesempatan itu berlalu begitu saja karena kita menunda untuk merespons.

Kita berkata, "Nanti saja, kalau sudah tidak sibuk." "Nanti kalau ada waktu." "Nanti kalau ingat." Padahal, bagi orang yang sedang membutuhkan, penundaan itu bisa menjadi kekecewaan yang mendalam.

Advertisement

Ilustrasi hari ini menceritakan tentang Yosef, seorang pemuda yang berhasil dalam pekerjaannya. Dalam waktu singkat ia dipromosikan menjadi asisten manajer. Prestasi itu tentu bukan sesuatu yang instan. Yosef bekerja keras, bertanggung jawab, dan terus belajar sehingga ia memperoleh kepercayaan dari perusahaan. Tuhan memberkati usahanya sehingga ia memiliki penghasilan yang lebih baik dibandingkan banyak teman seusianya.

Di sisi lain, ada Andika, teman pelayanan di Gerakan Pemuda, yang sedang menghadapi kesulitan. Ia membutuhkan dana untuk membayar biaya skripsi. Orang tuanya belum sempat mengirim uang, sehingga ia memberanikan diri menghubungi Yosef melalui WhatsApp. Ia berharap Yosef dapat meminjamkan uang untuk sementara waktu.

Sayangnya, pesan itu tidak mendapat balasan. Bahkan ketika Andika mengirim pesan kedua, tetap tidak ada respons. Yosef memang membaca pesan tersebut, tetapi karena kesibukan pekerjaannya, ia tidak segera membalas.

Hari berganti hari. Andika menunggu dengan penuh harapan, tetapi yang ia rasakan justru kekecewaan. Ia bahkan berharap bisa bertemu Yosef saat ibadah pemuda, namun Yosef tidak hadir karena kembali disibukkan oleh pekerjaannya.

Mungkin Yosef tidak bermaksud jahat. Bisa jadi ia benar-benar sibuk. Bisa jadi ia berniat membantu, tetapi terus menunda hingga akhirnya kesempatan itu lewat begitu saja.

Di sinilah firman Tuhan menegur kita. Penulis kitab Amsal berkata, "Janganlah menahan kebaikan dari pada orang-orang yang berhak menerimanya, padahal engkau mampu melakukannya."

Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Jumat, 31 Juli 2026, 2 Yohanes 1:1-3  Hidup Dalam Kasih Dan Kebenaran

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Jumat, 31 Juli 2026, 2 Yohanes 1:1-3  Hidup Dalam Kasih Dan Kebenaran

"Anugerah, rahmat dan damai sejahtera dari Allah Bapa dan dari Yesus Kristus, Anak Bapa, akan menyertai kita dalam kebenaran dan kasih."

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Kamis, 30 Juli 2026, 1 Yohanes 3:11-18  Makna Kasih Bagi Orang Percaya

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Kamis, 30 Juli 2026, 1 Yohanes 3:11-18  Makna Kasih Bagi Orang Percaya

"Dengan inilah kita mengenal kasih, yaitu bahwa Kristus telah menyerahkan nyawa-Nya untuk kita. Jadi kita pun wajib menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita."

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Rabu, 29 Juli 2026,  1 Yohanes 2:28-3:3  Identitas Yang Menunjukkan Siapa Kita

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Rabu, 29 Juli 2026,  1 Yohanes 2:28-3:3  Identitas Yang Menunjukkan Siapa Kita

Yohanes berkata bahwa kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer