Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Minggu, 5 Juli 2026, Amsal 3:28 Jangan Menunda

Pembacaan Alkitab: Amsal 3:28
Tema: JANGAN MENUNDA
"Janganlah engkau berkata kepada sesamamu, 'Pergilah dan kembalilah, besok akan kuberi,' sedangkan yang diminta ada padamu." (Amsal 3:28)
Saudara-saudari yang terkasih di dalam Tuhan, Firman Tuhan pada hari ini mengajak kita merenungkan sebuah kebiasaan yang sering dianggap sepele, tetapi ternyata memiliki dampak yang besar dalam kehidupan rohani, yaitu kebiasaan menunda. Amsal 3:28 memberikan nasihat yang sangat jelas: "Janganlah engkau berkata kepada sesamamu, 'Pergilah dan kembalilah, besok akan kuberi,' sedangkan yang diminta ada padamu."
Firman ini bukan sekadar berbicara tentang memberi sesuatu kepada orang lain, tetapi juga tentang sikap hati yang peka, tanggap, dan rela melakukan kebaikan pada saat kesempatan itu hadir.
Ada sebuah ungkapan dari Amelia Earhart yang berbunyi, "Satu tindakan kebaikan menebarkan akar ke segala arah, dan akar itu tumbuh dan membuat pohon baru." Ungkapan ini mengingatkan kita bahwa satu tindakan kasih yang dilakukan dengan tulus dapat menghasilkan dampak yang jauh lebih besar daripada yang kita bayangkan.
Kebaikan tidak berhenti pada satu orang, tetapi dapat menginspirasi dan menggerakkan orang lain untuk melakukan hal yang sama.
Sebagai orang percaya, kita dipanggil untuk hidup dalam kasih. Tuhan Yesus sendiri mengajarkan agar kita berbuat baik bukan hanya kepada orang yang berbuat baik kepada kita, tetapi juga kepada mereka yang tidak membalas kasih kita.
Kasih yang diajarkan Kristus adalah kasih yang aktif, kasih yang memberi, dan kasih yang tidak menunggu keuntungan bagi diri sendiri. Itulah sebabnya berbuat baik bukan sekadar tindakan moral atau bentuk sopan santun, melainkan panggilan hidup setiap murid Kristus.
Namun dalam kenyataan sehari-hari, kita sering kali menemukan bahwa melakukan kebaikan tidak selalu mudah. Bukan karena kita tidak memiliki kemampuan, melainkan karena ada banyak alasan yang membuat kita menundanya. Kita berkata, "Besok saja."
