Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Korban Keracunan Meluas, Kulon Progo Belum Tetapkan KLB

P
GEJALA BERAGAM: Sejumlah pelajar SMAN 1 Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jatim, dirawat di IGD Puskesmas Pandaan kemarin (22/7). (RIZAL FAHMI SYATORI/RADAR BROMO-GRUP JAWA POS)
GEJALA BERAGAM: Sejumlah pelajar SMAN 1 Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jatim, dirawat di IGD Puskesmas Pandaan kemarin (22/7). (RIZAL FAHMI SYATORI/RADAR BROMO-GRUP JAWA POS)

Advertisement

 KEPALA Badan Gizi Nasional yang baru Sudaryono disambut rentetan kasus keracunan akibat menyantap menu MBG. Setelah ratusan siswa SMPN 3 Wates, Kulon Progo, Jogjakarta, belasan pelajar Kelas X SMAN 1 Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, juga mengalami berbagai keluhan, mulai mual, muntah, gatal-gatal, hingga sesak napas. Korban dugaan keracunan terkait MBG di Kulon Progo malah kian meluas. Mengutip Radar Jogja Grup Jawa Pos, Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat menyebut gejala keracunan juga terlihat pada penerima MBG di segmen ibu hamil dan menyusui. Kepala Dinkes Kulon Progo Susilaningsih menjelaskan, proses pemantauan dampak keracunan terus dilakukan hingga kemarin (22/7) dan hari ini. Pasalnya, temuan Dinkes Kulon Progo menunjukkan masa inkubasi dan munculnya gejala pasca 32 jam konsumsi.

Alhasil, pihaknya perlu memperpanjang masa pemantauan. "Hasil pemantauan kemarin (Selasa, 21/7, red), ada 105 orang yang bergejala. Detailnya, 98 siswa dan empat pendidik SMPN 3 Wates, satu ibu hamil, serta dua ibu menyusui," ucap Susi saat ditemui di Kantor Bupati Kulon Progo kemarin. Susi menjelaskan, ratusan orang yang tercatat itu berasal dari hasil pemantauan dan penelusuran puskesmas. Setiap penerima MBG dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangwuni diminta mengisi Google Form. Dua ibu menyusui dari Posyandu Anggrek Karangwuni mengalami gejala pusing ringan. Sedangkan satu ibu hamil dari Posyandu Marsudi Siwi mengalami mual, muntah, hingga diare.

"Kami belum bisa menetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB)," ungkap Susi. KLB dapat ditetapkan apabila telah timbul lebih dari dua korban dengan kesamaan penyebab. Namun, menurut Susi, belum terbuktinya MBG secara resmi sebagai penyebab keracunan menjadi alasan penetapan KLB tidak dilakukan.

Beragam Keluhan

Radar Bromo Grup Jawa Pos melaporkan kemarin (23/7), semua keluhan itu dialami 14 pelajar setelah menyantap menu MBG Selasa (22/7) lalu. Sembilan di antaranya bahkan harus dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Puskesmas Pandaan karena keluhannya paling parah. Sementara lima siswa lainnya mendapat penanganan di Unit Kesehatan Sekolah (UKS). Seorang siswa yang dirawat di IGD Puskesmas Pandaan mengaku, awalnya hanya merasakan mual sebelum muncul reaksi lainnya. "Pertama mual-mual, setelah itu gatal-gatal di bibir dan telinga," katanya. Keluhan lebih berat dialami seorang siswi yang juga menjalani perawatan di tempat yang sama. "Saya muntah-muntah lebih dulu, setelah itu nyeri di dada dan sesak napas," ujarnya.

Advertisement

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.45 hingga 12.15. Saat itu para siswa kelas X baru selesai mengikuti kegiatan matrikulasi. Mereka lantas berkumpul di aula lantai atas sekolah untuk makan siang bersama menggunakan paket MBG. Tak lama setelah selesai makan, sejumlah siswa mulai mengeluh tidak enak badan. "Setelah selesai makan, tiba-tiba ada pelajar mengeluh mual-mual, muntah-muntah, gatal-gatal, dan lainnya. Ada yang dibawa ke UKS dan juga ke puskesmas (lihat grafis, red)," ujar Wakil Kepala Kesiswaan SMAN 1 Pandaan Imad saat ditemui di Puskesmas Pandaan kemarin. (gas/zal/hn/ttg)

Advertisement
Editor : Pratama Karamoy
Sumber : Koran Jawa Pos

Artikel Terkait

Enam Sekolah di Kediri Hentikan Sementara Penyaluran MBG

Enam Sekolah di Kediri Hentikan Sementara Penyaluran MBG

Enam sekolah di Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, menghentikan sementara program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah tersebut diambil buntut insiden keracunan dua hari berturut-turut pada Kamis (23/7) dan....

211 Siswa Kediri Keracunan, Satgas MBG Kirim Sampel ke Lab

211 Siswa Kediri Keracunan, Satgas MBG Kirim Sampel ke Lab

Seiring turbulensi kepemimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) sejak Juni lalu, Makan Bergizi Gratis (MBG) juga tak henti diduga memicu kasus dugaan keracunan. Seperti yang terjadi di Lampung, Jogjakarta, dan Jawa Timur....

Siswa SDN Kauman 1 Muntaber, Distribusi MBG Dihentikan

Siswa SDN Kauman 1 Muntaber, Distribusi MBG Dihentikan

Kasus dugaan keracunan akibat program makan bergizi gratis (MBG) kembali dilaporkan terjadi di wilayah Jatim. Yang baru saja mencuat adalah insiden di SDN Kauman 1, Kota Malang. Belasan siswa mengalami gangguan.....

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer