Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Sabtu, 1 Agustus 2026, 3 3 Yohanes 1:5-8 Srkulasi Kemurahan Hati

Pembacaan Alkitab: 3 Yohanes 1:5–8
TEMA : SIRKULASI KEMURAHAN HATI
Nas Firman: "Mereka telah bersaksi di hadapan jemaat tentang kasihmu. Sudilah kiranya engkau menolong mereka dalam perjalanan mereka, dengan cara yang berkenan kepada Allah." (3 Yohanes 1:6)
Salam sejahtera dalam kasih Tuhan Yesus Kristus.
Saudara-saudara yang dikasihi Tuhan, Pernahkah kita mengenal seseorang yang hampir tidak pernah menolak untuk menolong orang lain? Rumahnya mungkin sederhana, tetapi pintunya selalu terbuka.
Teleponnya hampir tidak pernah sepi. Ada yang datang meminta nasihat, meminjam kendaraan, meminta didoakan, atau sekadar mencari tempat untuk mengeluhkan persoalan hidup. Waktunya banyak tersita untuk melayani sesama.
Mungkin ada orang yang bertanya, "Apakah ia tidak lelah?" Tentu ia juga manusia yang memiliki keterbatasan. Namun, yang menarik adalah sering kali orang seperti ini justru mengalami pemeliharaan Tuhan dengan cara-cara yang mengagumkan.
Ketika ia menolong orang lain, Tuhan menghadirkan orang lain untuk menolongnya. Ketika ia memberi, Tuhan mencukupkan kebutuhannya. Seolah-olah ada sebuah aliran kasih yang tidak pernah berhenti mengalir.
Inilah yang dapat kita sebut sebagai sirkulasi kemurahan hati. Kemurahan hati tidak berhenti pada satu orang, tetapi terus mengalir dari satu kehidupan kepada kehidupan yang lain, menjadi saluran berkat yang dipakai Tuhan.
Firman Tuhan hari ini memperkenalkan kembali kepada kita seorang tokoh yang bernama Gayus. Dalam surat 3 Yohanes, Rasul Yohanes menyampaikan penghargaan kepada Gayus karena kesetiaannya mendukung pelayanan para penginjil yang sedang melakukan perjalanan memberitakan Injil.
