Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabtu Bina Umat, Renungan Malam, Senin, 3 Agustus 2026, Kejadian 20:11-13  Meragukan Allah Menyebabkan Salah Tingkah

A
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Advertisement

Pembacaan Alkitab: Kejadian 20:11–13

TEMA : MERAGUKAN ALLAH MENYEBABKAN SALAH LANGKAH

Nas Firman: "Lalu Abraham berkata, 'Pikirku tidak ada takut Allah di tempat ini, sehingga aku akan dibunuh karena istriku.'" (Kejadian 20:11)

Advertisement

Salam sejahtera dalam kasih Tuhan Yesus Kristus.

Saudara-saudara yang dikasihi Tuhan, Dalam kehidupan, setiap orang pasti pernah menghadapi situasi yang membuat takut dan cemas. Ketika berada dalam tekanan, manusia cenderung mencari cara untuk menyelamatkan diri. Ada yang mengambil keputusan dengan tenang dan bijaksana, tetapi ada pula yang bertindak terburu-buru karena dikuasai ketakutan.

Ketakutan dapat memengaruhi cara seseorang berpikir. Ketika rasa takut menguasai hati, manusia sering kali hanya melihat ancaman yang ada di depan mata dan melupakan kehadiran Tuhan yang menyertai hidupnya.

Advertisement

Firman Tuhan hari ini memperlihatkan kepada kita pengalaman Abraham yang berada dalam situasi seperti itu. Abraham, seorang yang dikenal sebagai bapa orang beriman, ternyata juga pernah mengalami kelemahan iman. Ketika menghadapi ancaman, ia tidak sepenuhnya mengandalkan Allah, melainkan mengandalkan pikirannya sendiri.

Peristiwa ini terjadi ketika Abraham tinggal di wilayah Gerar bersama Sara. Sebelumnya, Abraham meminta Sara mengatakan bahwa dirinya adalah saudara Abraham, bukan istrinya. Hal itu dilakukan karena Abraham takut bahwa Abimelekh, raja Gerar, akan mengambil Sara dan membunuh dirinya.

Ketika akhirnya Abimelekh mengetahui kebenaran dan menanyakan alasan Abraham melakukan hal tersebut, Abraham menjawab: "Pikirku tidak ada takut Allah di tempat ini, sehingga aku akan dibunuh karena istriku."

Jawaban Abraham menunjukkan bahwa tindakannya berawal dari sebuah pikiran yang salah tentang Allah dan manusia.

Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:11-13  Jangan Menganggap Diri Bija

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:11-13  Jangan Menganggap Diri Bija

"Karena itu, baiklah kita berusaha masuk ke peristirahatan itu, supaya jangan seorang pun jatuh

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Jumat, 30 Okotber 2026, Ibrani 4:5-8  Hari Ini Bukan Besok

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Jumat, 30 Okotber 2026, Ibrani 4:5-8  Hari Ini Bukan Besok

"Karena itu, la menetapkan lagi suatu hari, yaitu "hari ini", ketika la berfirman dengan perantaraan Daud jauh di kemudian hari..."

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Kamis, 29 Okotber 2026, Ibrani 3:14-18  Berpegang Teguh Pada Keputu

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Kamis, 29 Okotber 2026, Ibrani 3:14-18  Berpegang Teguh Pada Keputu

"Karena kita telah menjadi bagian dari Kristus, asal saja kita berpegang teguh sampai akhirnya pada keyakinan iman kita yang semula"

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer