Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Senin, 17 Agustus 2026, Yohanes 8:37-38 Siapa Bapak Di Balik Tindakan Kita

Pembacaan Alkitab: Yohanes 8:37-38
Tema: Siapa “Bapak” di Balik Tindakan Kita?
“Apa yang Kulihat pada Bapa, itulah yang Kukatakan, dan apa yang kamu dengar dari bapakmu, itulah yang kamu perbuat.” (Yohanes 8:38)
Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan, Ada sebuah pepatah Batak yang berbunyi, “Dang dao tubis sian bonana,” yang secara harfiah berarti, “Rebung tidak jauh dari induknya.” Pepatah ini menggambarkan hubungan yang sangat erat antara seorang anak dengan sumber kehidupannya.
Rebung tumbuh dari pohon bambu. Ia tidak jauh dari tempat asalnya dan pada akhirnya akan memperlihatkan ciri-ciri dari pohon yang menjadi induknya.
Pepatah ini juga dapat menggambarkan kehidupan manusia. Anak belajar dari orang tua, bukan hanya melalui nasihat, tetapi terutama melalui teladan. Anak yang bertumbuh dalam keluarga yang penuh kasih akan belajar mengasihi.
Anak yang melihat kejujuran akan belajar berlaku jujur. Sebaliknya, jika anak terbiasa melihat kebencian, kekerasan, kebohongan, atau kesombongan, hal-hal itu pun dapat membentuk perilakunya.
Dengan kata lain, apa yang menjadi sumber kehidupan kita akan memengaruhi cara kita hidup.
Hal ini juga menjadi persoalan dalam percakapan Yesus dengan orang-orang Yahudi dalam Yohanes 8. Mereka sangat bangga karena merupakan keturunan Abraham.
Mereka merasa memiliki identitas yang benar karena berasal dari garis keturunan Abraham. Tetapi Yesus menunjukkan bahwa identitas rohani seseorang tidak cukup ditentukan oleh silsilah atau status lahiriah.
Mereka memang keturunan Abraham secara jasmani, tetapi tindakan mereka tidak mencerminkan iman Abraham. Abraham dikenal sebagai orang yang percaya kepada Allah dan hidup dalam ketaatan. Sementara itu, orang-orang yang berhadapan dengan Yesus justru berusaha membunuh-Nya.
