Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Selasa, 25 Agustus 2026, Amsal 11:1-3  Ia Berkenan Dan Memberkatimu Dalam Kejujuran

A
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Advertisement

Pembacaan Alkitab: Amsal 11:1-3

TEMA : IA BERKENAN DAN MEMBERKATIMU DALAM KEJUJURAN

Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan, Kita hidup dalam dunia yang penuh dengan persaingan. Setiap orang ingin berhasil, mendapatkan keuntungan, dikenal, dan memiliki kehidupan yang lebih baik.

Advertisement

Persaingan sebenarnya bukan sesuatu yang salah. Namun, persoalannya muncul ketika keinginan untuk berhasil membuat seseorang menghalalkan segala cara. Kejujuran dikorbankan, kebenaran dimanipulasi, bahkan orang lain dirugikan demi mendapatkan keuntungan.

Hal ini semakin nyata pada zaman sekarang. Media sosial, misalnya, dapat menjadi sarana yang baik untuk memberitakan kebenaran dan membangun kehidupan. Tetapi media sosial juga dapat digunakan untuk menyebarkan informasi palsu demi mendapatkan banyak penonton, pengikut, atau keuntungan dari iklan.

Ada pula orang yang membayar influencer untuk memberikan kesaksian atau ulasan positif terhadap sebuah produk, padahal kualitas produk tersebut sebenarnya tidak baik. Bahkan ada perusahaan yang menggunakan istilah "ramah lingkungan" sebagai strategi pemasaran, sementara proses produksinya tetap merusak alam.

Advertisement

Semua ini menunjukkan bahwa godaan untuk mencari jalan pintas bukan hanya terjadi pada zaman dahulu. Persoalan kejujuran tetap menjadi tantangan bagi manusia sampai hari ini.

Amsal 11:1 berkata: "Neraca yang curang menjijikkan bagi TUHAN, tetapi Ia berkenan akan batu timbangan yang tepat."

Pada zaman dahulu, neraca dan batu timbangan digunakan dalam kegiatan perdagangan. Seorang pedagang dapat saja memiliki batu timbangan yang dibuat sedemikian rupa sehingga tampak benar, tetapi sebenarnya beratnya telah dimanipulasi.

Dengan demikian, pembeli mendapatkan barang lebih sedikit daripada yang seharusnya, sedangkan pedagang memperoleh keuntungan lebih besar.

Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:9-10  Sesaat Merenungkan Karya Tuha

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:9-10  Sesaat Merenungkan Karya Tuha

"Jadi, masih tersedia suatu hari perhentian, yaitu Sabat, bagi umat Tuhan"

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Jumat, 30 Okotber 2026, Ibrani 4:1-4  Iman Menjadikan Kita Menyatu D

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Jumat, 30 Okotber 2026, Ibrani 4:1-4  Iman Menjadikan Kita Menyatu D

"Karena kepada kita diberitakan juga kabar kesukaan sama sepeti kepada mereka..."

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Kamis, 29 Okotber 2026, Ibrani 3:7-13  Saling Memulihkan Dalam Nasih

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Kamis, 29 Okotber 2026, Ibrani 3:7-13  Saling Memulihkan Dalam Nasih

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Kamis, 29 Okotber 2026, Ibrani 3:7-13  Saling Memulihkan Dalam Nasihat

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer