Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Minggu, 30 Agustus 2026, 1 Korintus 11:23-26  Mengingat Kasih Kristus

A
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Advertisement

Pembacaan Alkitab: 1 Korintus 11:23-26
Tema: Mengingat Kasih Kristus

Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan, Ada malam-malam ketika kita sudah mematikan lampu, berbaring di tempat tidur, tetapi pikiran masih terus berjalan. Tubuh mungkin sudah lelah, tetapi hati belum tenang.

Kita memikirkan keluarga, pekerjaan, kebutuhan hidup, kesehatan, masa depan, bahkan persoalan-persoalan yang sampai malam ini belum menemukan jawabannya.

Advertisement

Kadang-kadang pada siang hari kita mampu tersenyum dan mengatakan bahwa semuanya baik-baik saja. Kita terlihat kuat di hadapan orang lain. Tetapi ketika malam tiba dan suasana menjadi sunyi, berbagai kekhawatiran muncul kembali.

Dalam keadaan seperti itu, firman Tuhan malam ini mengajak kita melakukan satu hal yang sangat sederhana, tetapi sangat penting: mengingat kasih Kristus.

Mengapa kita perlu mengingat? Karena apa yang kita ingat akan memengaruhi bagaimana kita menjalani kehidupan. Ketika kita terus mengingat kegagalan, hati dapat dipenuhi rasa bersalah. Ketika kita terus mengingat masalah, hati dapat dipenuhi kecemasan. Tetapi ketika kita mengingat kasih Kristus, kita kembali melihat bahwa hidup kita tidak pernah berjalan sendirian.

Advertisement

Saudara-saudari, Dalam 1 Korintus 11:23-26, Paulus mengingatkan jemaat Korintus tentang Perjamuan Tuhan. Jemaat Korintus sedang mengalami persoalan dalam kehidupan persekutuan mereka.

Perjamuan Kudus yang seharusnya menjadi tanda kesatuan dan kasih justru disertai sikap egois dan ketidakpedulian.

Karena itu, Paulus membawa mereka kembali kepada pusat iman mereka, yaitu Yesus Kristus.

Paulus berkata bahwa “Tuhan Yesus, pada malam waktu Ia diserahkan, mengambil roti.” Kemudian Ia mengucap syukur, memecah-mecahkannya dan berkata: “Inilah tubuh-Ku yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku!”

Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:11-13  Jangan Menganggap Diri Bija

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:11-13  Jangan Menganggap Diri Bija

"Karena itu, baiklah kita berusaha masuk ke peristirahatan itu, supaya jangan seorang pun jatuh

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Jumat, 30 Okotber 2026, Ibrani 4:5-8  Hari Ini Bukan Besok

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Jumat, 30 Okotber 2026, Ibrani 4:5-8  Hari Ini Bukan Besok

"Karena itu, la menetapkan lagi suatu hari, yaitu "hari ini", ketika la berfirman dengan perantaraan Daud jauh di kemudian hari..."

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Kamis, 29 Okotber 2026, Ibrani 3:14-18  Berpegang Teguh Pada Keputu

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Kamis, 29 Okotber 2026, Ibrani 3:14-18  Berpegang Teguh Pada Keputu

"Karena kita telah menjadi bagian dari Kristus, asal saja kita berpegang teguh sampai akhirnya pada keyakinan iman kita yang semula"

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer