Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Kamis, 24 September 2026, Yesaya 32:9-16 Bangunlah Bertobatlah Agar Jiwa Ada Roh Dipulihkan

Pembacaan Alkitab : Yesaya 32: 9-16
TEMA : BANGUNLAH, BERTOBATLAH, AGAR JIWA DAN ROH DIPULIHKAN (S
"Hai perempuan-perempuan yang hidup aman, bangunlah, dengarkanlah suaraku, hai anak-anak perempuan yang hidup tenteram, perhatikanlah perkataanku!" (ay.9)
Seorang yang tertidur lelap di rumah yang mulai dipenuhi asap tidak menyadari bahaya, hingga ia terbangun oleh suara peringata dan segera menyelamatkan diri.
Saat keluar, ia menyadar pentingnya segera bangun dari bahaya. Demikian pula dalam kehidupan rohani, kita bisa terlena dan tidak peka terhadap kondis hati.
Namun ketika kita bertobat dan kembali kepada Tuhan, kita mengalami pemulihan jiwa dan roh, dan hidup dalam dama sejahtera-Nya.
Nabi Yesaya mengingatkan umat yang acuh terhadap dosa dan ketidakadilan.
Seruan "bangunlah" menuntut kesadaran dan tindakan nyata. Tidak cukup diam; perubahan diperlukan agar pemulihan terjadi.
Tuhan rindu memulihkan setiap orang yang dengan sungguh- sungguh mau bertobat dan kembali kepada-Nya.
Pertobatan menjadi langkah awal pemulihan. Bukan sekadar penyesalan, tetapi perubahan arah hidup-meninggalkan dosa dan hidup dalam kebenaran.
