Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Rabu, 14 Oktober 2026, Roma 10:20-21  Allah Yang Mnegulurkan Tangan Di Tengah Penolakan

A
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Advertisement

Pembacaan Alkitab :  Roma 10:20-21

TEMA : ALLAH YANG MENGULURKAN TANGAN DI TENGAH PENOLAKAN

"Sepanjang hari Aku telah mengulurkan tangan-Ku kepada bangsa yang tidak taat dan yang membantah." (ay.21)

Advertisement

Seorang ibu dengan kesal bercerita, "Sudah berkali-kali kubilang baik-baik sama dia, tapi tetap saja dipilihnya jalan sendiri.

Kutegur dia bukan karena kubenci. Takut kali aku dia salah langkah, nanti ujung-ujungnya menyesal.

Kadang capek aku, kadang sedih hatiku, tapi besok kucoba lagi ngomong sama dia.

Advertisement

Mau bagaimana lagi, namanya juga anak." Curhatan itu terasa sangat dekat dengan kehidupan banyak orang tua.

Kasih seorang ibu tidak mudah berhenti, sekalipun nasihatnya sering tidak didengar.

la tetap membuka ruang, tetap menunggu, dan tetap berharap anaknya pulang pada jalan yang benar.

Rasul Paulus menggambarkan hati Allah dengan sangat kuat. la mengutip firman Tuhan yang berkata, "Sepanjang hari Aku telah mengulurkan tangan-Ku...." (ay. 21).

Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:11-13  Jangan Menganggap Diri Bija

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:11-13  Jangan Menganggap Diri Bija

"Karena itu, baiklah kita berusaha masuk ke peristirahatan itu, supaya jangan seorang pun jatuh

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Jumat, 30 Okotber 2026, Ibrani 4:5-8  Hari Ini Bukan Besok

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Jumat, 30 Okotber 2026, Ibrani 4:5-8  Hari Ini Bukan Besok

"Karena itu, la menetapkan lagi suatu hari, yaitu "hari ini", ketika la berfirman dengan perantaraan Daud jauh di kemudian hari..."

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Kamis, 29 Okotber 2026, Ibrani 3:14-18  Berpegang Teguh Pada Keputu

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Kamis, 29 Okotber 2026, Ibrani 3:14-18  Berpegang Teguh Pada Keputu

"Karena kita telah menjadi bagian dari Kristus, asal saja kita berpegang teguh sampai akhirnya pada keyakinan iman kita yang semula"

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer