Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Jumat, 16 Oktober 2026, Roma 11:7-10 Jangan Biarkan Hati Menjadi Tumpul Pembacaan Alkitab : Ro

Pembacaan Alkitab : Roma 11:7-10
TEMA : JANGAN BIARKAN HATI MENJADI TUMPUL
Orang-orang yang lain, hatinya telah dikeraskan. "(ay.7)
Dalam sebuah percakapan keluarga, seorang ibu di Banjarmasin berkata, "Wayahini urang gampang banar handak marah, gampang manyakiti urang lain, kaya hati nuraninya makin kada peka lagi."
la mengatakannya setelah melihat pertengkaran, fitnah, dan sikap saling menjatuhkan, baik di media sosial maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Yang membuatnya sedih, orang perlahan menganggap semua itu biasa. Padahal, ketika yang salah terus diulang dan dimaklumi, hati manusia bisa kehilangan kepekaan tanpa sadar.
Rasul Paulus menulis bahwa ada yang gagal memperoleh apa yang dicari, sementara yang lain menerimanya; selebihnya menjadi tegar hati (ay. 7).
la lalu memakai gambaran mata yang tidak melihat dan telinga yang tidak mendengar (ay. 8).
Persoalannya bukan kurang kesempatan, melainkan hati yang menolak dibentuk oleh kebenaran.
Ketika manusia terus menolak Allah, kepekaan rohaninya mengeras. Yang salah dianggap biasa, yang curang dianggap wajar, dan yang jahat dibenarkan demi kepentingan.
