Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Minggu, 1 November 2026, Habakuk 1:3-4 Evaluasi Diri Ubah Keluhan

Pembacaan ALkitab : Habakuk 1:3-4
TEMA : "EVALUASI DIRI: UBAH KELUHAN MENJADI UNGKAPAN SYUKUR"
"Mengapa Engkau memperlihatkan kepadaku kejahatan, dan memandangi saja kelaliman?"..... (ay.3a)
Pertanyaan reflektif di malam ini: bolehkah kita mengeluh? Apakah mengeluh dapat menyelesaikan masalah atau menambah waktu hidup kita?
Kepada siapa kita dapat menyampaikan keluhan? Apakah keluhan kita tidak akan menjadi bahan pergunjingan atau gosip? Banyak perkara dalam kehidupan membuat kita mudah mengeluh.
Kondisi kesehatan dan ekonomi yang tidak stabil, relasi yang tidak harmonis, keamanan dan kenyamaan hidup yang terganggu, lingkungan pekerjaan dan pelayanan yang kurang kondusif, dll.
Habakuk mengeluh. Hal itu jelas tertulis dalam Alkitab. Seorang nabi Allah menyampaikan keluhan tentang kekerasan, ketidakadilan dan ketidakbenaran yang terjadi di depan matanya sendiri.
Hukum kehilangan kekuatan dan keadilan muncul terbalik (ay.3-4). Keluhan itu ia sampaikan kepada TUHAN.
Keluhan yang berujung kepada pengakuan imannya tentang kasih dan pemeliharaan TUHAN yang nyata.
Alkitab secara jujur menyatakan bahwa orang beriman juga dapat mengeluh.
