Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Rabu, 4 November 2026, Habakuk 2:6-14 Evaluasi Diri Peringatan Tuh

Pembacaan Alkitab : Habakuk 2:6-14
TEMA : "EVALUASI DIRI: PERINGATAN TUHAN"
"Sebab bumi akan penuh dengan pengetahuan tentang kemuliaan TUHAN, seperti air menutupi lautan" (ay. 14)
Sidharta Gautama (563-483 SM), seorang pangeran dari India, meninggalkan kehidupan istana untuk mencari jawaban atas persoalan kefanaan (mortality) dan penderitaan (suffering) manusia.
Dalam perjalanannya, ia menemukan bahwa kedamaian dan ketenangan batin menjadi jalan menghadapi perubahan hidup yang penuh penderitaan.
Pengalaman itu kemudian membuatnya dikenal sebagai Buddha, artinya "dia yang tercerahkan".
Kitab Habakuk menunjukkan bahwa kedamaian dan ketenangan sejati hanya ditemukan di dalam TUHAN.
Dalam Habakuk 2:6-14, Allah menyatakan hukuman atas kejahatan melalui tiga peringatan.
Pertama (ay. 6-8), ketamakan dan tirani akan berakhir dengan kehancuran. Mereka yang memperkaya diri melalui penindasan, perampasan aset orang lain, dan kekerasan pada akhirnya akan menuai akibat dari perbuatannya sendiri.
Kedua (ay. 9-11). kebahagiaan yang dibangun di atas penderitaan sesama hanyalah semu.
