Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Rabu, 4 November 2026, Habakuk 2:15-20 Evaluasi Diri Spiritualitas

Pembacaan Alkitab : Habakuk 2:15-20
TEMA : "EVALUASI DIRI: SPIRITUALITAS KEHENINGAN"
"Tetapi, TUHAN ada di dalam bait-Nya yang kudus. Berdiam dirilah di hadapan- Nya, hai segenap bumi!" (ay. 20)
Awalilah hari dengan doa dan keheningan di hadapan TUHAN. DI tengah kesibukan hidup, manusia sering dikuasai oleh kebisingan, baik secara fisik maupun psikis.
Beragam aktivitas di dunia nyata maupun dunia digital membuat banyak orang lebih akrab dengan mereka yang jauh, tetapi justru semakin asing terhadap diri sendiri, keluarga, bahkan Allah.
Arus komunikasi digital yang tiada henti melalui berbagai notifikasi sering kali menggeser kehangatan relasi di dunia nyata.
Kesibukan yang terus-menerus menciptakan kebisingan, kebisingan melahirkan kelelahan mental, dan kelelahan mental membuat manusia rapuh.
Akibatnya, seseorang mudah terprovokasi, kehilangan empati, sulit mengendalikan diri, dan rentan merusak relasi dengan sesama.
Dalam Habakuk 2:15-20, nabi mengajak umat kembali kepada spiritualitas keheningan di hadapan TUHAN, suatu spiritualitas yang mampu mengembalikan kekuatan bagi jiwa.
Pertama (ay. 15-17), setiap tindakan yang membawa penderitaan bagi sesama akan menerima hukuman Allah.
