Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Kamis, 5 November 2026, Habakuk 3:13-19 Evaluasi Diri Keyakinan Di

Pembacaan Alkitab : Habakuk 3:13-19
TEMA : "EVALUASI DIRI: KEYAKINAN DI TENGAH KRISIS"
"Sekalipun pohon ara tidak berbunga...aku akan bersukacita di dalam TUHAN, bersorak-sorai di dalam Allah Penyelamatku" (ay. 17-18)
Saudaraku, marilah kita memasuki malam dengan hati yang penuh syukur kepada TUHAN. Renungkanlah perjalanan hari ini.
Adakah sukacita, pergumulan, atau pengalaman yang menguatkan iman? Setiap peristiwa menjadi kesempatan untuk melihat dan menceritakan karya serta penyertaan TUHAN dalam kehidupan.
Habakuk bersaksi dari pengalaman imannya sebagai pelayan TUHAN dan pengalaman Yehuda sebagai umat Allah.
Melalui doa, ia menerima penglihatan bahwa TUHAN tidak akan selamanya membiarkan umat-Nya tertindas.
Allah sendiri bertindak menyelamatkan mereka dan menghukum para pemimpin yang fasik.
Habakuk menggambarkan kuasa TUHAN yang melucuti kekuatan musuh, meremukkan para penindas, dan menyatakan keadilan-Nya (Hab. 3:13-16).
Walaupun penglihatan itu membuatnya gemetar dan merasa ngeri, ia tetap menantikan dengan tenang saat TUHAN menggenapi firman-Nya.
