Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, 1 Juni 2024, Efesus 5:29-33 GEREJA YANG MEMANCARKAN KASIH KRISTUS

Alfianne Lumantow • 2024-06-01 16:00:00
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Efesus 5:29-33

GEREJA YANG MEMANCARKAN KASIH KRISTUS

"Rahasia ini besar, tetapi yang aku maksudkan ialah hubungan Kristus dan jemaat" (ayat 32)

Pada bagian sebelumnya menekankan bagaimana hubungan antara suami dan istri, hendaknya sebagaimana hunungan antara Kristus dan jemaat atau gereja sebagai model. Karena itu, suami harus mengasihi istrinya sebagaimana Kristus mengasihi jemaat. Maka perikop ini juga dapat dipahami bagaimana relasi yang ideal antara Kristus dan jemaat-Nya yang dilandasi oleh kasih, menjadi model dalam menghayati bagaimana keadaan dirinya sebagai bagian dari gereja yang adalah tubuh Kristus.

Paulus membahas hubungan antara suami dan istri, dengan mengunakan hubungan Kristus dan gereja sebagai model yang ideal yang patut dijadikan sebagai tolok ukur. Bagaiman kita menghayati kasih Kristus untuk diteladani sebagai kepala gereja. Ia telah menyerahkan dirinya bagi umat/gereja dengan mati di kayu salib, untuk menyucikan dan menguduskan umat-Nya, dengan demikian ia menempatkan jemaat di hadapan-Nya kudus dan tidak bercela? Di sisi lain Ef 5:29-30 juga menunjukan bagaimana Kristus  mengasihi dan memelihara gereja, seperti manusia menjaga tubuhnya sendiri. Meski secara historis, kita telah menyaksikan gereja melewati banyak kesulitan, dan kita yakin bahwa tantangan dan tekanan terhadap gereja akan terus terjadi hingga hari kedatangan Kristus.

Jadi sebagai gereja, kita bukan hanya sekelompok orang yang terpanggil dan memiliki harapan yang sama, tetapi juga orang-orang yang hidupnya terikat bersama dalam Yesus Kristus. Gereja adalah kita yang bersatu dengan Kristus di dalam tubuh-Nya, dengan demikian, sebagaimana Kristus mengasihi umat, bahkan sebagai mempelai-Nya maka semestinyalah kita merespon dengan memiliki kasih terhadap-Nya dengan menunjukan komitmen kita sebagai gereja yang memancarakan kasih Allah serta sedia berkorban. Khusus memasuki bulan Pelkes GPIB yang mengingatkan komitmen kita bersama dalam merawat tubuh Kristus dalam kasih yang nyata untuk terlibat dalam memberdayakan sesama.

Doa : (Ya Tuhan, mampukan kami sebagai bagian dari tubuh Kristus, untuk berkomitmen memancarkan kasih-Mu dan sesia berkorban). Amin

 

 

Editor : Alfianne Lumantow
#RENUNGAN MALAM #GPIB #SABDA BINA UMAT