Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

SABDA BINA TERUNA , HARIAN, 12 Agustus 2024 1 Korintus 7:22-23 Hamba Tuhan.

Alfianne Lumantow • 2024-08-06 14:18:03
LOGO GPIB
LOGO GPIB

1 Korintus 7:22-23

Hamba Tuhan.

Pikiran manusia hanya mampu fokus pada topik, pemandangan,  berita yang sesuai dengan tujuan,  hasrat,  dan minatnya.  lnformasi atau data yang tidak relevan  otomatis  akan terabaikan.  Demikianlah cara otak kita bekerja.  Tidak heran jika kita secara tidak sadar menjadi 'hamba' dari keinginan dan tujuan kita.  Seolah-olah itulah yang terpenting.

Ucapan Rasul Paulus pada bacaan kita saat ini mengingatkan,  bahwa siapapun dan apapun jabatan dan status sosial serta identitasnya,  kalau orang tersebut adalah pengikut Kristus maka ia  adalah hamba Allah. Sebagai orang yang beriman kita adalah hamba milik Tuhan.

Dalam kehidupan sosial seorang hamba hidup hanya untuk melakukan perintah tuannya.  ltulah sebabnya  para budak penuh rasa frustrasi. Tidak  ada kebebasan  dan masa depan.  Sahabat Teruna, secara alamiah kita memang diciptakan hanya bisa terfokus dan terdorong  oleh hasrat dan tujuan. Berhati-hatilah, karena  hal  tersebut  dapat 'memperbudak'  kita. Membuat  kita berpikir kalau keinginan dan tujuan itu yang paling baik dan tepat, sehingga  jika tidak tercapai kita yakin gagal dan tidak akan bahagia.

Sobat Teruna, solusinya persoalan demikian sebenarnya sederhana.  Ubah fokus dan perluas wawasan. Di sinilah peran iman.  Alihkan fokus dari pikiran  dan hasrat kita, kepada  firman dan cinta Tuhan. Temukan  harapan dalam  Dia. Kontras  dengan perhambaan di dunia, perhambaan di dalam Kristus   justru memerdekakan  (Gal. 5:1 ),  sebab tujuan dan kehendak-Nya  bagi kita adalah semata-mata  hanya  untuk kebaikan.  la melihat  dan memahami  masa lalu, masa kini dan masa depan kita.  Oleh karena  itu,  hanya Dia yang tahu apa yang sesungguhnya   kita butuhkan,  apa yang harus kita prioritaskan,  dan jalan mana yang harus kita tempuh.

 

Doa: Tuhan Yesus, tuntunlah langkahku. Bawalah hidupku kemana Engkau kehendakiAmin

 

Editor : Alfianne Lumantow
#Renungan #SABDA BINA TERUNA #GPIB