Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, 22 Agustus 2024, 1 Korintus 8:11-13 Jangan Menjadi Batu Sandungan.

Alfianne Lumantow • 2024-08-22 16:00:00
LOGO GPIB
LOGO GPIB

1 Korintus 8:11-13

JANGAN MENJADI BATU SANDUNGAN

"Karena itu, apabila  makanan menjadi batu sandungan bagi saudaraku, aku untuk  selama-lamanya tidak akan mau makan daging lagi, supaya aku jangan menjadi batu sandungan bagi saudaraku."  (ay.13  TB 2)

Tuhan Yesus Kristus melepaskan kemerdekaan atau kebebasan-Nya sebagai Anak Allah dan mau mati untuk membebaskan semua orang dari keterikatan dosa.  Pengorbanan Yesus  menjadi sejarah keselamatan yang besar dan tidak dapat  tergantikan  oleh siapa pun sampai saat ini. Anugerah  keselamatan  darl Tuhan Yesus mengajak semua orang untuk memberlakukan  kasih kepada diri-Nya dan kepada sesamanya.

Paulus melanjutkan pengajarannya agar jemaat yang memiliki iman  yang kuat untuk tidak memakai keimananya yang kuat ini membinasakan iman mereka yang lemah dengan perkara makanan.

Perbuatan  ini menyebabkan pengorbanan  Kristus  menjadi  sia-sia atau tidak berarti karena mereka yang beriman lemah mencederai hati nurani  mereka sendiri.  Mereka  menjadi  lebih takut dituduh memiliki  iman yang lemah dari pada takut atau taat kepada Tuhan. Jemaat  yang memiliki iman kuat dan seharusnya membimbing jemaat  yang beriman lemah, justru jatuh dalam perbuatan dosa di hadapan Kristus. Karena itu, apabila makanan menjadi batu  sandungan bagi saudara seiman, Paulus memilih untuk selama-lamanya tidak akan mau makan daging lagi, supaya dirinya jangan menjadi batu sandungan bagi saudara seimannya.

Mari mengakhiri hari ini, kita bertekad menjaga terus relasi kita kepada Tuhan dengan melaksanakan semua kehendak Tuhan dengan  mewujudkan  kasih terhadap sesama, terutama kepada saudara  di dalam persekutuan kita.   Janganlah menjadi batu sandungan bagi sesama tetapi jadilah pelaku kasih yang saling menguatkan dan saling menopang. Keindahan persekutuan terlihat saat saudara  seiman  bersama  hidup  dalam  cinta kasih Tuhan. Bukan  hanya kedamaian yang dirasakan oleh semua  anggota persekutuan tetapi  berkat-berkat Tuhan akan kita rasakan sepanjang  hidup kita seperti  mata  air yang tidak berhenti  untuk mengalir.

 

Doa  : (Ampuni kami Tuhan bila kami menjadi batu sandungan bagi saudara kami. Kami mohon berilah selalu hikmat-Mu agar kami memberlakukan  kasih kepada sesama dengan sungguh-sungguh). Amin

Editor : Alfianne Lumantow
#RENUNGAN MALAM #GPIB #SABDA BINA UMAT