Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

SABDA BINA TERUNA , HARIAN, 26 Agustus 2024, Kejadian 2:1-2 Waktu Bagi Allah.

Alfianne Lumantow • 2024-08-24 16:00:00
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Kejadian 2:1-2

Waktu Bagi Allah.

Teruna, dalam semangat kemerdekaan, mari mengenang perjuangan salah  seorang Pahlawan Nasional  dari  Maluku, yaitu, Kapitan Pattimura. la dilahirkan dengan nama Thomas Matulessy, pada 8  Juni  1783 di  Haria, Saparua, Maluku. Jiwa patriotismenya tumbuh ketika melihat tindakan Kolonia! Belanda yang merampas kesejehteraan rakyat Maluku. Thomas Matulessy  menerima pendidikan militer ketika ia terpilih sebagai tentara lnggris. la berbakat dalam bidang seni perang. Ketika lnggris kalah oleh  Belanda dan  mengembalikan kekuasaan kepada Belanda, Thomas dan  beberapa teman menyiapkan perlawanan sebagai bentuk sikap rakyat Maluku. Mereka berhasil menguasai Benteng Durstede di Saparua. Kapitan Pattimura akhirnya ditangkap Belanda dan  dihukum gantung.   la  selesai dengan  perjuangan kemerdekaan namun ia meyakini bahwa "Pattimura-Pattimura muda"  akan bangkit untuk melanjutkan perjuangan mengisi kemerdekaan.  Kapitan Pattimura adalah seorang  Kristen yang beriman.

Sobat Teruna, ada waktu untuk berjuang, ada waktu untuk berhenti dari perjuangan tersebut. Bacaan kita berbicara tentang Allah berhenti pada hari ketujuh dari kegiatan mencipta (TB-2; Kejadian 2:2).  Mengapa Allah  berhenti? alasan pertama,  sebab Allah telah menyelesaikan pekerjaan mencipta langit,  bumi dan segala isinya (TB-2:  Kejadian 2:2).  Kedua, sebab Allah hendak memberkati hari ketujuh dan  menguduskannya (TB-2:  Kejadian  2:3).  Hari ke-tujuh kemudian diterima sebagai waktu khusus bagi Allah. Waktu dimana kita beribadah dan menyembah Allah dalam roh dan kebenaran.

Sobat teruna,Kapitan Patimura telah selesai dengan perjuangannya, sekarang kita  melanjutkan perjuangan itu  bagi bangsa Indonesia. Demikian juga Allah telah selesai menciptakan kita, dan kita seharusnya ada dalam waktu penyembahanbagi Allah sang pencipta yang Agung itu. Mari berhenti sejenak, bertanyalah pada diri sendiri: Sudahkah engkau beribadah saat ini?

 

Doa:  Roh Kudus,  terima kasih untuk  mengingatkan aku supaya aku berhenti sejenak dari setiap kesibukanku dan beribadah kepada Tuhan.  Sebab  dengan beribadah kepada Tuhan,  aku diberkati untuk terus berjalan pada jalan yang benar dalam hidupku. Amin.

Editor : Alfianne Lumantow
#Renungan #SABDA BINA TERUNA #GPIB