Efesus 4:17-24
KEHIDUPAN YANG DIPERBARUI KRISTUS
''Karena kamu telah mendengar tentang Dia dan menerima pengajaran di dalam Dia menurut kebenaran yang nyata alam Yesus" (ay. 21 TB 2).
Ada sebuah kutipan berkata: "jika kita takut membuka mata selama waktu siang hari, maka kita akan selalu mengeluh bahwa hidup ini tidak memiliki apa pun untuk ditawarkan kecuali hanya kegelapan." Kalimat tersebut memperlihatkan bahwa kegelapan bukanlah suatu keadaan yang membuat seseorang merasa nyaman. Sebaliknya, ia akan selalu berada dalam ketakutan, sungut-sungut, keluh kesah dan kekhawatiran. Terang sangat dibutuhkan. Di dalam terang ada sukacita dan kedamaian yang tidak ditemui dan dialami ketika masih berada di dalam gelap.
Rasul Paulus menegaskan kepada jemaat di Efesus agar mereka tidak kembali kepada kegelapan dosa, memiliki pengenalan akan Allah dan tidak kehilangan akal sehat sehingga mudah untuk menyerahkan diri pada hawa nafsu dan rasa tamak akan perbuatan yang cemar. Paulus mengingatkan bahwa mereka telah dibawa pada pengenalan akan Kristus dan menerima pengajaran tentang-Nya di dalam kebenaran yang sesungguhnya. Bahwa Allah sangat mengasihi mereka dan menganugerahkan keselamatan melalui Kristus. Hidup mereka telah diperbaharui di dalam Kristus. Mereka kini adalah manusia baru. Kepada mereka dianugerahkan gambar dan rupa Allah yang telah dipulihkan agar hidup mereka mewujudkan kekudusan dan kebenaran yang sesungguhnya.
Perenungan ini mengingatkan kita bahwa manusia lama bukanlah sesuatu hal yang pantas dan patut dipertahankan dan dibanggakan, melainkan harus dibuang, disingkirkan dan ditinggalkan. Kita telah menerima terang dan dibaharui di dalam Kristus. Kedagingan, keakuan dan keduniawian bukanlah karakter kita. Sebaliknya, kita senantiasa memusatkan roh dan pikiran kita kepada Allah dalam menjalani kehidupan ini. Maka kita akan dimampukan untuk menghadirkan praktik kehidupan yang kudus dan benar, menjadi pelaku firman yang setia di mana pun kita berada.
Doa : (Tuhan, kami bersyukur hidup kami diperbaharui oleh Kristus. Ajarkan kami untuk mewujudkan kehidupan yang berpadanan anugerah-Mu melalui kekudusan dan kebenaran yang sesungguhnya). Amin
Editor : Alfianne Lumantow