Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Minggu, 14 September 2025, Amsal 2:1-5 Berhikmatlah

Alfianne Lumantow • 2025-09-13 01:05:00
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Amsal 2:1-5

BERHIKMATLAH!

maka engkau akan memperoleh pengertian tentang takut akan TUHAN dan mendapat pengenalan akan Allah (ay.5)

Pada dasamya kita sepakat bahwa orang yang dikatakan pintar dari segi ilmu pengetahuan belum tentu seorang yang bijaksana. Kepintaran yang dimaksud di sini menyangkut intelektual, atau kemampuan seseorang mengetahui atau menguasai banyak informasi. Sementara itu, bijaksana berarti mampu mengolah setiap informasi dan bersikap kritis terhadap ilmu pengetahuan yang didapat, serta berusaha agar ilmu pengetahuan tersebut bisa berguna bagi orang lain dan dirinya. Seorang yang bijaksana cenderung tidak sombong, rendah hati, dan suka membagikan pengetahuannya.

Sesungguhnya hikmat itu penting supaya dapat mengalami hidup yang bermakna. Sebagaimana yang ditekankan oleh penulis Amsal agar umat dapat mencapai tingkat kebijaksanaan atau berhikmat sebagaimana yang diharapkan. Dalam menegaskan kepada kita bahwa Allahlah sumber hikmat sejati. bacaan ini (2:1-5) Dialah yang menganugerahkan hikmat kepada manusia melalui firman-Nya. Meskipun hikmat merupakan pemberian Tuhan, hikmat tidak diberikan begitu saja. Penulis Amsal memaparkan bahwa hikmat juga harus diminta, dicari, dan dikejar (3-5). Ibarat harta terpendam yang harus digali atau dicari, demikianlah dalam memeroleh hikmat. Ada usaha yang serius, tidak mengenal lelah, bersemangat, dan terbuka untuk menjalani kehidupan yang berkenan kepada-Nya.

 

Pada masa kini harus diakui, bahwa tak banyak orang memahami bahwa hikmat itu penting. Orang berpikir dan lebih menekankan pencapaian pengetahuan, kekayaan, atau prestasi. Mungkin saja hal hal tersebut dapat memberi hikmat kepada manusia, tetapi sebenarnya itu semua hanyalah hikmat semu. sesungguhnya dalam pengenalan akan Tuhan menuntun kita, Hikmat yang sehingga kita berjalan di jalan kebenaran dan dengan moralitas yang tinggi Hikmat juga akan mendorong kita untuk terus belajar banyak hal termasuk kearifan lokal dengan nilai-nilai yang menekan kebersamaan atau hidup yang menjadi berkat bagi sesama. Amin

 

 

Doa: Tuhan, berilah kami hikmat-Mu agar hidup kami semakin berke- nan pada-Mu, Amin.

 

Editor : Alfianne Lumantow
#RENUNGAN PAGI #GPIB #SABDA BINA UMAT